Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai agen perubahan sosial dalam membentuk perilaku sosial positif siswa kelas 6 SD Negeri 008 Desa Mulya Subur. PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam pembentukan karakter dan perilaku sosial peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Subjek penelitian terdiri atas 41 siswa kelas 6 dan 1 guru PAI. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap proses pembelajaran dan interaksi sosial siswa, wawancara mendalam dengan guru dan perwakilan siswa, serta studi dokumentasi mengenai catatan perilaku siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan aktif sebagai agen perubahan sosial melalui tiga strategi utama, yaitu keteladanan langsung, integrasi nilai-nilai sosial seperti toleransi, gotong royong, dan empati ke dalam pembelajaran akhlak, serta intervensi dalam penyelesaian konflik antarsiswa. Implementasi strategi tersebut berdampak pada menurunnya konflik verbal dan meningkatnya kepedulian sosial siswa dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Meskipun demikian, efektivitas perubahan perilaku masih menghadapi hambatan berupa pengaruh lingkungan keluarga dan penggunaan gawai yang menyebabkan inkonsistensi perilaku siswa di luar sekolah. Penelitian menyimpulkan bahwa guru PAI memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk perilaku sosial positif siswa melalui pendekatan kontekstual dan keteladanan. Untuk meningkatkan keberlanjutan perubahan perilaku, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara guru, orang tua, dan pihak sekolah melalui komunikasi intensif serta kolaborasi lintas mata pelajaran dalam menanamkan nilai-nilai sosial secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026