Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi konten digital dalam memperkuat strategi Integrated Marketing Communication (IMC) pada UMKM kuliner di Kota Bogor melalui pelatihan berbasis praktik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada dua UMKM, yaitu @oyagoods dan @ayubifood_official. Data dikumpulkan melalui observasi akun Instagram, analisis Instagram Insight pra dan pasca pelatihan, dokumentasi hasil boosted content, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan meningkatkan literasi strategis pelaku UMKM dalam menyusun pesan berbasis storytelling dengan pendekatan AIDA dan PAS, membangun konsistensi identitas visual, serta memanfaatkan format Reels dan iklan mikro secara terukur. Secara kuantitatif, @ayubifood_official mengalami peningkatan reach sebesar +905,1% (dari 749 menjadi 7.538 akun), sedangkan @oyagoods meningkat +337,9% (dari 534 menjadi 2.667 akun). Uji coba iklan berbayar menghasilkan biaya per kunjungan profil sebesar Rp415 dan Rp564. Namun, efektivitas implementasi dipengaruhi faktor kontekstual seperti karakteristik produk dan kesiapan operasional. Penelitian menyimpulkan bahwa pelatihan konten digital berbasis IMC efektif sebagai katalis transformasi komunikasi UMKM, tetapi memerlukan pendampingan berkelanjutan dan integrasi dengan kesiapan operasional agar berdampak optimal terhadap kinerja bisnis.
Copyrights © 2026