Perilaku agresif pada anak usia dini dapat menghambat perkembangan sosial-emosional serta mengganggu interaksi anak dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan metode bermain peran dalam mengurangi perilaku agresif pada anak usia dini melalui studi kasus pada anak J yang berusia 6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran dilaksanakan melalui tahapan yang terstruktur dan berulang, yaitu perencanaan, penjelasan, pembagian peran, pelaksanaan dan refleksi. Pelaksanaan metode ini berkontribusi terhadap penurunan perilaku agresif anak J, yang ditunjukkan melalui berkurangnya ekspresi emosi negatif, menurunnya agresi fisik dan verbal, berkurangnya perilaku mengganggu teman, serta meningkatnya kemampuan bekerja sama, menunggu giliran, mematuhi aturan dan mengendalikan emosi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman sosial yang diperoleh melalui kegiatan bermain peran membantu anak memahami perspektif orang lain dan mengembangkan perilaku sosial yang lebih positif.
Copyrights © 2026