Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi finansial digital dan toleransi risiko terhadap niat investasi saham Generasi Z non-investor, dengan efikasi diri finansial sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner daring berskala Likert 5 poin. Sampel penelitian berjumlah 160 responden Generasi Z kelahiran 1997 sampai 2012 yang memiliki akses terhadap informasi atau platform keuangan digital, tetapi belum pernah membeli atau berinvestasi saham. Variabel penelitian meliputi literasi finansial digital, toleransi risiko, efikasi diri finansial, dan niat investasi. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling dengan SmartPLS 3 melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk valid dan reliabel. Nilai R-square efikasi diri finansial sebesar 0,589 dan niat investasi sebesar 0,541, sehingga model memiliki kemampuan prediktif moderat. Literasi finansial digital dan toleransi risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri finansial serta niat investasi. Efikasi diri finansial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat investasi. Selain itu, efikasi diri finansial terbukti memediasi pengaruh literasi finansial digital dan toleransi risiko terhadap niat investasi. Temuan ini menegaskan bahwa niat investasi saham Generasi Z non-investor tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan digital dan kesiapan menerima risiko, tetapi juga oleh keyakinan diri dalam mengambil keputusan finansial.
Copyrights © 2026