Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, Ukuran KAP, Kepemilikan Institusional, dan Independent Commissioner terhadap Audit Report Lag Catheryn Iona Nelson; Yoga Andriawan; Haryono Umar
Jurnal Riset Perbankan Manajemen dan Akuntansi Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Riset Perbankan, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Sekolah Pascasarjana Perbanas Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56174/jrpma.v6i1.139

Abstract

The purpose of this study is to obtain an empirical evidence and analyze factors that affecting audit report lag. The independent variables in this study are profitability, solvability, company size, age of company, audit firm size, institutional ownership, and independent commissioner. While the dependent variable in this study is audit report lag. The company used in this research is manufacturing companies that listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX) over three years period from 2017 to 2019. The number of research samples is 240 firm years data. This research is using multiple, regression method to examine the effect of independent variables to the audit report lag as the independent variable. The result of this study shows that profitability, company size, and age of company have an effect, on audit report lag while solvability, age of company, audit firm size, institutional ownership, and independent commissioner have no effect on audit report lag.
PENGARUH LEVERAGE, FIRM SIZE, DAN AUDIT REPORT LAG TERHADAP GOING CONCERN AUDIT OPINION Angelica Dara Wahyu Anjani; Catheryn Iona Nelson
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v6i2.1872

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi bagaimana leverage, firm size, dan audit report lag dapat memengaruhi pemberian going concern audit opinion pada perusahaan yang bergerak di sektor Consumer Cyclicals dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2022–2024. Dalam studi ini, leverage diukur menggunakan rasio Debt to Assets Ratio (DAR), firm size ditentukan melalui logaritma natural atas total aset, sedangkan audit report lag dihitung berdasarkan jumlah hari antara tanggal laporan keuangan tahunan dan tanggal penyelesaian audit. Variabel terikat berupa opini going concern diklasifikasikan dengan dua keadaan, yaitu bernilai 1 apabila perusahaan memperoleh opini going concern tersebut dan 0 apabila tidak. Sebanyak 97 perusahaan dipilih sebagai sampel dengan teknik purposive sampling. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode regresi logistik. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa leverage serta audit report lag memiliki pengaruh positif terhadap kemungkinan auditor mengeluarkan opini going concern, sedangkan firm size memberikan pengaruh yang berlawanan atau negatif. Dengan demikian, ketiga variabel tersebut terbukti memainkan peran penting dalam menentukan probabilitas auditor memberikan opini going concern, terutama pada perusahaan yang dianggap berada dalam kondisi keuangan yang kurang stabil.
PENGARUH AUDIT REPORT LAG, FEE AUDIT, FINANCIAL DISTRESS TERHADAP AUDIT QUALITY Kevin Amadis Sutanto; Catheryn Iona Nelson
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v6i2.1879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Audit Report Lag, Fee Audit, dan Financial Distress terhadap Audit Quality pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di BEI periode 2021–2023. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan. Populasi penelitian mencakup perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di BEI dengan jumlah 70 perusahaan. Sampel penelitian diperoleh dengan metode purposive sampling, sehingga terpilih 32 perusahaan selama 3 tahun pengamatan dengan total 96 observasi. Proses pengolahan data dilakukan menggunakan E-views 12, dengan teknik analisis regresi linear berganda melalui pendekatan Random Effect Model. Hasil penelitian ini menunjukkan hanya variabel Fee Audit dan Financial Distress yang berpengaruh positif terhadap Audit Quality. Hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa model regresi telah memenuhi seluruh pengujian kriteria asumsi klasik tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini valid. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas audit dapat didorong melalui penetapan fee audit yang memadai serta penguatan kondisi keuangan perusahaan.