Digitalisasi perdagangan, pertumbuhan cross-border e-commerce, dan integrasi pasar lintas batas telah mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) untuk membangun strategi pemasaran berbasis kerja sama. Namun, literatur yang ada masih belum memberikan sintesis komparatif mengenai jenis kerja sama UKM yang paling berdampak terhadap inovasi dan market performance. Artikel ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian: jenis kerja sama apa yang paling berdampak pada inovasi dan market performance UKM? Variabel utama dalam kajian ini mencakup kerja sama UKM lokal dan lintas batas, cross-border e-commerce cooperation, platform-based cooperation, institutional networking, relational exchange berbasis trust, inovasi, dan market performance. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review berbasis framework PICO. Sampel kajian terdiri atas 25 artikel yang diseleksi dari database Scopus dan Google Scholar, meliputi artikel kuantitatif, kualitatif, mixed methods, studi konseptual, conference paper, dan systematic review. Teknik analisis yang digunakan adalah sintesis tematik-komparatif untuk membandingkan bentuk kerja sama, mekanisme pengaruh, dan outcome yang dihasilkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa cross-border e-commerce cooperation, platform-based cooperation, institutional networking, dan relational exchange berbasis trust merupakan bentuk kerja sama yang paling menonjol dalam mendorong inovasi dan market performance UKM. Inovasi yang muncul terutama berupa inovasi pemasaran, inovasi digital, inovasi model bisnis, dan pengetahuan inovasi produk. Sementara itu, market performance tercermin melalui export performance, international performance, overseas business income, market entrance, efficiency, dan competitiveness. Studi ini menyimpulkan bahwa kerja sama UKM berdampak positif apabila didukung oleh trust, flexibility, international market knowledge, product innovation knowledge, kapabilitas digital, kapabilitas ekspor, dan dukungan kelembagaan.
Copyrights © 2026