Persaingan industri manufaktur menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi melalui pengurangan pemborosan, perbaikan aliran kerja, dan peningkatan kualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Lean Manufacturing dalam meningkatkan efisiensi proses produksi berdasarkan systematic literature review terhadap artikel-artikel yang relevan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi, dan sintesis literatur. Sebanyak 12 dokumen rujukan dianalisis, 1 artikel duplikat dieliminasi, dan 11 artikel digunakan sebagai sumber sintesis utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemborosan dominan dalam proses produksi meliputi defect, waiting, transportation, overproduction, inventory, motion, dan overprocessing. Alat lean yang paling sering digunakan adalah Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, 5S, Kaizen, Kanban, SMED, TPM, Fishbone Diagram, DMAIC, dan Lean Six Sigma. Penerapan lean terbukti mampu menurunkan lead time, mengurangi aktivitas non-value added, meningkatkan process cycle efficiency, menurunkan cacat produk, dan meningkatkan produktivitas. Kebaruan artikel ini terletak pada penyusunan sintesis terpadu antara alat lean, indikator efisiensi, jenis pemborosan, dan faktor keberhasilan implementasi.
Copyrights © 2026