Penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya pemahaman tentang strategi organisasi religius dalam mengelola keberagaman budaya dan pengembangan potensi individu secara terstruktur. Tujuan penelitian adalah mengungkap model integratif yang menggabungkan nilai Buddhis, multikulturalisme, dan manajemen talenta dalam konteks Fo Guang Shan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pengumpulan data dari buku, jurnal, dan laporan penelitian terkait. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi pola dan keterkaitan. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan Fo Guang Shan terletak pada kombinasi nilai spiritual dengan strategi multikultural dan pembinaan talenta. Kesimpulannya, model ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi organisasi keagamaan maupun sosial dalam membangun harmoni internal serta memperluas pengaruh secara global.
Copyrights © 2026