Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana orientasi pasar dan orientasi pembelajaran memengaruhi inovasi dan kinerja bisnis UMKM fashion di Jakarta Utara. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana kemampuan UMKM dalam membaca kebutuhan pasar dan kesediaan mereka untuk terus belajar dapat mendorong terciptanya inovasi yang pada akhirnya meningkatkan kinerja bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, melibatkan 300 responden pemilik atau pelaku UMKM yang dipilih secara purposive sampling. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi pasar dan orientasi pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi. Selain itu, inovasi terbukti berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja bisnis UMKM fashion di kawasan Jakarta Utara. Melalui penelitian ini, peneliti berupaya untuk memberikan gambaran empiris mengenai hubungan antar-variabel tersebut, sekaligus menunjukkan sejauh mana orientasi pasar dan orientasi pembelajaran dapat memengaruhi terciptanya inovasi yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja bisnis. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemilik atau pelaku utama UMKM fashion dalam merumuskan strategi pengembangan usaha yang lebih adaptif dan berdaya saing tinggi. This study aims to analyze the market orientation and learning orientation influence innovation and business performance in fashion MSM’Es operating in North Jakarta. The focus of this study is to understand the extent to which MSME’s ability to read market needs and their willingness to continue learning can encourage the creation of innovation that ultimately improves business performance. The study used a quantitative approach with an explanatory design, involving 300 respondents, owners or key actors of MSME’s selected through a purposive sampling technique. Data processing was carried out using SmartPLS 4.0 software to test the relationship between the variables studied. The results showed that market orientation and learning orientation have a positive and significant influence on innovation. In addition, innovation has been shown to contribute positively and significantly to improving the business performance of fashion MSME’s in the North Jakarta area. Through this study, the researcher seeks to provide an empirical picture of the relationship between these variables, while also demonstrating the extent to which market orientation and learning orientation can influence the creation of innovation that ultimately impacts business performance. The findings of this study are expected to serve as a reference for owners or key actors of fashion MSME’s in formulating more adaptive and highly competitive business development strategies.
Copyrights © 2026