Media massa dalam masyarakat kapitalis tidak dapat dipahami sebagai entitas yang netral. Dalam perspektif teori kritis, media berfungsi sebagai industri budaya yang berperan dalam menyebarkan dan melanggengkan ideologi kapitalis melalui produksi budaya yang terstandarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sebagai instrumen hegemoni ideologi kapitalis dalam membentuk masyarakat konsumtif. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan Teori Kritis Mazhab Frankfurt. Hasil kajian menunjukkan bahwa media berkontribusi pada promosi konsumerisme, standarisasi budaya, serta pembentukan audiens yang pasif dan kurang kritis. Meskipun media juga memiliki potensi sebagai ruang perlawanan dan wacana alternatif, kekuatan industri budaya sering kali mengooptasi potensi tersebut. Oleh karena itu, literasi media kritis menjadi penting untuk membangun kesadaran sosial dan resistensi terhadap dominasi ideologi kapitalis.
Copyrights © 2026