Kemampuan literasi matematis siswa SMP di Indonesia masih tergolong rendah berdasarkan hasil PISA 2022 dan AKM, terutama dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika masih cenderung berorientasi pada prosedur dan hafalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren penelitian literasi matematis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah kontekstual melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 16 artikel terbitan tahun 2016-2025 dianalisis secara sistematis melalui tahap identifikasi, seleksi, ekstraksi data, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa umumnya berada pada kategori rendah hingga sedang. Model Problem Based Learning (PBL) dan Realistic Mathematics Education (RME) terbukti paling konsisten meningkatkan literasi matematis siswa. Selain itu, faktor internal seperti gaya belajar, gaya kognitif, dan kemandirian belajar turut memengaruhi capaian siswa. Penelitian ini menegaskan perlunya transformasi pedagogis yang kontekstual, adaptif, dan terintegrasi untuk meningkatkan literasi matematis siswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026