Pembelajaran materi pengeritingan desain pada siswa kelas XI Kecantikan dan Spa di SMK Negeri 3 Bogor menghadapi kendala keterbatasan media pembelajaran yang lengkap, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi pengeritingan desain menggunakan rotto. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul eletronik interaktif pengeritingan desain menggunakan rotto berbasis Canva yang layak dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan menerapkan model pengembangan ADDIE, singkatan dari Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Angket skala Likert digunakan sebagai instrumen untuk menilai kelayakan dan kepraktisan produk, sedangkan efektivitasnya diuji melalui tes pemahaman dengan melakukan pre-test dan post-test. Hasil validasi ahli terhadap modul elektronik tersebut menunjukkan kategori sangat layak. Pada tahap akhir, hasil validasi dari para ahli materi mencapai 88% dan 96%, sedangkan hasil validasi dari ahli media mencapai 89%. Hasil uji praktikalitas oleh siswa menunjukkan kategori sangat praktis, dengan persentase pada uji perorangan sebesar 92,3% dan persentase pada uji kelompok kecil sebesar 91,5%. Pada uji coba lapangan melalui uji efektivitas, rata-rata skor siswa meningkat signifikan dari nilai pre-test sebesar 59,3 menjadi nilai post-test sebesar 90,7, dengan nilai N-Gain sebesar 0,77 yang berkategori efektivitas tinggi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa modul elektronik interaktif yang dikembangkan sangat layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran.
Copyrights © 2026