Transformasi kelembagaan perguruan tinggi negeri di Indonesia dari Satuan Kerja (Satker) menjadi Badan Layanan Publik (BLU) dan selanjutnya Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) telah membawa perluasan otonomi keuangan yang signifikan bagi perguruan tinggi. Namun, perluasan otonomi belum sepenuhnya disertai dengan penguatan tata kelola keuangan yang substantif dan seimbang dengan prinsip-prinsip Good University Governance (GUG). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi evolusi tata kelola keuangan Universitas Andalas dalam setiap fase transformasi kelembagaan dan mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan supremasi hukum dalam konteks PTNBH. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan strategi studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan berbagai aktor kemudian menganalisis data menggunakan pendekatan analisis tematik refleksif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dominasi transparansi dan akuntabilitas prosedural, partisipasi pemangku kepentingan yang selektif dan simbolis, serta peran organ pengawas yang belum berfungsi secara strategis, terutama pada fase PTNBH. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pergeseran fokus kebijakan dari penekanan struktural-formal menjadi internalisasi praktik tata kelola keuangan yang substantif, reflektif, dan berorientasi pada penguatan akuntabilitas kelembagaan di perguruan tinggi negeri.
Copyrights © 2026