Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat literasi numerasi guru sekolah dasar di Gugus 5 Buleleng tahun ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tes uraian dan wawancara terhadap 18 guru kelas IV, V, dan VI. Analisis tes mengacu pada kerangka PISA yang mencakup enam level kemampuan dan tiga proses kognitif, yaitu formulating, employing, dan interpreting. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata literasi numerasi sebesar 2,67 yang berada pada Level 3 dengan variasi pemahaman antar guru. Kelemahan utama ditemukan pada tahap formulating, khususnya dalam membangun model matematika dan menentukan strategi penyelesaian, yang berkaitan dengan kesalahan pada tahap interpreting dalam menafsirkan konteks permasalahan serta kecenderungan berhenti pada perolehan jawaban tanpa mengevaluasi kewajaran hasil. Sementara itu, kemampuan pada tahap employing relatif lebih baik meskipun belum konsisten dalam memeriksa ketepatan perhitungan. Temuan ini berkontribusi pada pemetaan spesifik kelemahan proses kognitif literasi numerasi guru sebagai dasar perancangan pengembangan profesional yang lebih terarah.
Copyrights © 2025