Pengetahuan keluarga diperlukan untuk menjamin kesinambungan perawatan pasien dengan gagal jantung kongestif setelah pulang dari rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelaksanaan discharge planning terhadap pengetahuan keluarga dalam merawat pasien gagal jantung kongestif di ruang CVCU RSUD Kota Baubau. Metode penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 18 responden keluarga yang dipilih dengan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan keluarga dan panduan pelaksanaan discharge planning, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini yaitu sebelum discharge planning, mayoritas responden berpengetahuan kurang (61,1%), sesudah intervensi, mayoritas berpengetahuan baik (72,2%). Sebanyak 15 responden mengalami peningkatan pengetahuan, 3 responden tidak berubah, dan tidak ada responden yang mengalami penurunan. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -3,508 dan p = 0,000. Kesimpulan: Pelaksanaan discharge planning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga dalam merawat pasien gagal jantung kongestif.
Copyrights © 2026