cover
Contact Name
Hardiansyah
Contact Email
responsif@lenteramandalika.com
Phone
+6285773039624
Journal Mail Official
hardiansyahlektor@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gunung Pengsong Perumahan Griya Samara Labuapi Blok F9
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 30309301     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Responsif (RPS) menerima artikel hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran. Adapun ruang lingkup dari jurnal ini meliputi: Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran, Asesmen dan Evaluasi, Media Pembelajaran, Konsep dan Miskonsepsi, Filosofi Pendidikan, Kurikulum, Psikologi Pendidikan, Penelitian Tindakan Kelas, Teknologi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Pengembangan Kurikulum, Pengembangan Pendidikan, Penelitian Pengembangan
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
STRATEGI PENERAPAN SISTEM KREDIT SEMESTER (SKS) UNTUK MENGOPTIMALKAN POTENSI HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DISMAN 5 MATARAM Baiq Nurhasanah; Hardiansyah; Muhammad Iqbal
Responsif Vol 1 No 1 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategidalam penerapan Sistem Kredit Semester (SKS). Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMAN 5 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya SMAN 5 Mataram sudah menerapkan SKS sesuai yang dianjurkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Pedoman Penyelenggaraan SKS di tingkat SMA yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMA. Implementasi Sistem Kredit Semester (SKS) sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat terlihat dari seluruh komponen yang ada saling mendukung. Proses pembelajaran menekankan pada teroptimalnya potensi peserta didik dalam mempercepat proses belajar. Adapun kendala yang timbul dalam penerapan SKS di SMAN 5 Mataram disebabkan oleh kesulitan guru untuk melayani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar istimewa. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru dituntut untuk terus berinovasi mencari metode pembelajaran yang bisa mewakili seluruh pelayanan kepada peserta didik.
POLA MANAJEMEN PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT Masita; Rudi Hariawan; Ahmad Muslim
Responsif Vol 1 No 1 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola manajemen perpustakaan berbasis inklusi sosisal di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat. Adapun fokus utama dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana strategi sosialisasi dan promosi perpustakaan berbasis inklusi sosial, 2) Bagaimana pengelolaan perpustakaan berbasis inklusi sosial, 3) Bagaimana pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Lokasi penelitian ini dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang berlokasi di Lingkungan Kemutar Telu Center (KTC), Kelurahan Kuang, KecamatanTaliwang Kabupaten Sumbawa Barat dengan taknik penentuan subjek pourposive snowball sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kasus tunggal dengan model interaktif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menyimpulkan 1) Untuk meningkatkan minat pengunjung, perpustakaan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan melakukan promosi dan sosialisasi melalui sosial media seperti Facebook dan Instagram. 2) Pengelolaan di perpustakaan ini tetap mengikuti standar baku. 3) Perpustakaan ini menyediakan layanan seperti layanan baca ditempat, layanan perpustakaan keliling, layanan silang layan, layanan pembuatan kartu anggota perpustakaan gratis, layanan wifi gratis, layanan kloset duduk untuk difabel, dan layanan Al-Qur’an braille untuk pengunjung yang berkebutuhan khusus. Dengan adanya pelayanan ini diharapkan mampu menarik minat pengunjung dalam mengunjungi perpustakaan. Adapun saranya yaitu diharapkan masyarakat untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan perpustakaan berbasis inklusi sosial.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TATAP MUKA SISTEM KELAS SHIFT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MAN 1 LOMBOK TIMUR Muhammad Wisnu Alfan Hadi; Baiq Rohiyatun; Menik Aryani
Responsif Vol 1 No 1 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran sistem kelas shift di MAN 1 Lombok Timur, bentuk motivasi belajar siswa, dan efektivitas pembelajaran tatap muka sistem kelas shift terhadap motivasi belajar siswa. adapun fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: (1). Efektivitas pembelajaran tatap muka sistem kelas shift di MAN 1 Lombok Timur. (2). Bentuk motivasi belajar siswa di MAN 1 Lombok Timur. (3). Efektivitas pembelajaran tatap muka sistem kelas shift terhadap motivasi belajar siswa di MAN 1 Lombok Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara, dengan narasumber kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik analisis data yaitu interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Penerapan sistem pembelajaran shift di MAN 1 Lombok Timur akibat pandemi covid-19 dapat berjalan dengan lancar dengan mengikuti protokol kesehatan dan taat peraturan yang telah diusulkan oleh pemerintah. Dibuktikan dengan adanya kerjasama yang baik antara kepala sekolah, guru, dan siswa. (2) Motivasi Belajar Siswa selama sistem pembelajar shift ini lebih meningkat. Dengan diberlakukannya sistem kelas shift ini siswa lebih termotivasi untuk belajar dibandingkan dengan pembelajaran daring yang sebelumnya dilaksakanan akibat pandemi covid-19. (3) MAN 1 Lombok Timur berhasil menerapkan pembelajaran tatap muka sistem kelas shift dan motivasi belajar siswa semakin meningkat. Siswa siswi lebih senang menggunakan sistem kelas shift dan pembelajaran lebih efektif karena motivasi belajar tatap muka lebih seru dan menarik dibandingkan kelas daring yang sebelumnya dilaksanakan.
PERAN MANAJEMEN KESISWAAN UNTUK MENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMAN 1 LEMBAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Baiq Rohiyatun; Titania Laras Zuliana
Responsif Vol 1 No 1 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan dari manajemen kesiswaan di SMA Negeri 1 Lembar. 2) Upaya manajemen kesiswaan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Lembar. 3) .Faktor pendukung dan penghambat dari pelaksanaan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Lembar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) Kegiatan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu kegiatan internal dan eksternal. Kegiatan internal membentuk disiplin siswa baik kehadiran, berperilaku, berpakaian dan beribadah. Sedangkan kegiatan eksternal adalah kegiatan yang dilaksanakan di luar seperti berkoordinasi atau bekerja sama dengan osis, mengikuti olimpiade-olimpiade sains, ekonomi dan computer. 2) Upaya manajemen kesiswaan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu: a) motivasi di berikan setiap kegiatan upacara bendera, b) wali kelas memberikan motivasi belajar yang mencakup semua mata pelajaran. c) motivasi diberikan melalu pendisiplinan siswa. d) peran guru BK dalam memberikan motivasi belajar. e) motivasi diberikan pada saat kegiatan keagamaan (Imtaq). 3) Faktor pendukung dan penghambat dari pelaksanaan manajemen kesiswaan yaitu: Faktor pendukung a) sarana dan prasarana yang terpenuhi. b) kerjasama antara guru sangat bagus. c) sistem pembelajaran yang modern. d) tempat yang nyaman dan aman. Sedangkan faktor penghambat a) sifat apatis guru, egois guru. b) latar belakang siswa yang beragam. c) dana yang terbatas untuk kegiatan siswa di sekolah. d) pengaruh lingkungan eksternal. e) masih banyak murid yang tidak disiplin.
STRATEGI PIMPINAN PONDOK PESANTREN AL-ISTIQOMAH KAPU DESA JENGGALA DALAM MEMENUHI KEPUASAN PELANGGAN TAHUN AJARAN 2019/2020 Fadlul Hafiz; Zulfakar; Haromain
Responsif Vol 1 No 1 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren adalah satu institusi yang unik dengan ciri-ciri yang sangat kuat dan lekat. Biasanya, pendidikan di pesantren dilengkapi dengan keberadaan pondok atau asrama yang menjadi tempat tinggal para santri. Strategi adalah suatu proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1). Bagaimanakah Strategi Pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqomah Kapu Desa Jenggala dalam memenuhi kepuasan pelanggan. (2). Bagaimanakah Harapan Pelanggan Pondok Pesantren Al-Istiqomah Kapu Desa Jenggala dalam Kebijakan Pimpinan Pondok Pesantren. (3). Bagaimanakah Kepuasan Pelanggan Pondok Pesantren Al-Istiqomah Kapu Desa Jenggala Terhadap Kebijakan Pimpinan Pondok Pesantren. Dalam penelitian ini satu faktor yang paling penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga terjadi peningkatan peserta didik setiap tahunnya adalah dari kebijakan kepala/pimpinan. Pondok Pesantren al-Istiqomah Kapu Desa Jenggala dalam memenuhi kepuasan pelanggan, Pimpinan ponpes mengambil suatu keputusan dengan memperhatikan harapan pelanggan, mendahulukan yang terpenting, mana yang wajib dan tidak lepas dari visi ponpes. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara, dengan narasumber Pimpinan pondok pesantren, tenaga kerja/guru, wali murid. Teknik analisi data yaitu interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu strategi pimpinan pondok pesantren Al-Istoqomah yaitu dengan cara mementingkan skala prioritas, menampung, mendegarkan kebutuhan dan harapan pelanggannya, dengan mendahulukan sarana dan prasarana yang mendukung dalam pembelajaran di pondok pesantren, sehingga pelanggan merasa dihargai dan penyampaian harapannya tercapai. Mengenai hasil temuan dapat dilihat bahwa harapan pelanggan yaitu a). Penambahan kapasitas murid. b). Memperluas Pondok pesantren. Pimpinan pondok pesantren sangat terbuka dengan harapan pelanggan, hal ini dapat dilihat dengan mudahnya para guru, siswa dan wali santri menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka. Pimpinan pondok pesantren selalu berusaha untuk mewujudkan kebutuhan dan harapan pelanggannya dan jika belum terpenuhi pimpinan pondok pesantren akan terus berusaha untuk mewujudkannya supaya kebutuhan dan harapan pelanggannya terpenuhi.
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR VISUAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MAN 1 LOMBOK BARAT TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Mujiburrahman; Muammar Khadafi
Responsif Vol 1 No 2 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan tingkat kemampuan yang diperoleh seseorang setelah melalui proses belajar. Banyak faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, salah satunya adalah faktor dari gaya belajar yang milikinya. Kurangnya pemahaman terhadap gaya belajar yang dimilikinya, menjadikan siswa kurang maksimal dalam menyerap, memahami dan memperoleh hasil belajar yang diinginkannya. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar visual dengan hasil belajar siswa kelas XI MAN 1 Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI MAN 1 Lombok Barat Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 178 siswa, dan sampel yang digunakan sejumlah 30 siswa dengan menggunakan perhitungan simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan metode dokumentasi sebagai data pendukung. Untuk teknik analisis data, penelitian ini menggunakan uji korelasi “product moment”. Berdasarkan hasil uji korelasi gaya belajar visual dengan hasil belajar siswa menggunakan rumus uji r dengan taraf signifikansi sebesar 5% adalah 0,153 dimana nilai tersebut berada pada rentang indeks interpretasi korelasi yaitu 0,00-0,20 dengan kategori sangat rendah. Dengan demikian nilai r hitung lebih kecil dari nilai r tabel (0,153 < 0,50), maka Ha ditolak dan Ho diterima sehingga hasil penelitian ini dinyatakan “Tidak signifikan”
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SDN 2 PENE KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR Muh. Samsul Hadi; Zulfakar; Ahmad Muslim; Haromain
Responsif Vol 1 No 2 (2023): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan muatan (isi) pendidikan untuk membentuk kepribadian seseorang melalui sebuah Pendidikan. berdasarkan keterangan kepala sekolah SDN 2 Pene karena manajemen pendidikan itu sangat penting maka dari itu kepala sekolah selalu mengadakan rapat satu kali sebulan membahas tentang bagaimana merancang kurikulum yang memadukan pembelajaran akademis dengan pengembangan karakter, memastikan tidak hanya berkembang secara intelektual tetapi juga secara moral dan social. Dalam pelaksanaan manajemen pendidikan karakter saya selaku kepala sekolah meminta kepada guru mata pelajaran untuk selalu mengadakan kultum sebelum memulai pembelajaran di kelas, Untuk pengawasan kepala sekolah melakukan penugasan tugas dan tanggung jawab kepada guru untuk memastikan bahwa manajemen pendidikan karakter terintegrasi dengan baik, meskipun langkah-langkah penanaman Pendidikan karakter telah diusahakan akan tetapi masih banyak permasalahan yang terkait dengan akhlak atau moralitas peserta didik Baik buruknya output suatu manajemen dalam hal ini karakter bergantung dengan baik buruknya manajemen itu sendiri, dengan kata lain apabila semua upaya telah dilakukan dan ditunjang dengan sumber daya yang ada akan tetapi hasil yang diperoleh masih kurang maksimal berarti ada yang kurang dari sisi manajemennya. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pendidikan karakter pada SDN 2 Pene Kecamatan Jerowarau Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Tempat penelitian di SDN 2 Pene Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru/staf dan pihak yang berkaitan penelitian. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik keabsahan data dilakukan dengan pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, Penelitian ini mengajukan bahwa, pertama perencanaan manajemen pendidikan karakter pada SDN 2 Pene Kecamatan Jerowaru diawali dari rapat yang melibatkan semua komponen sekolah, Rapat membahas mengenai penentuan tujuan Pendidikan karakter, penyusunan program dan pengintegrasian nilainilai karakter pada SDN 2 Pene. Kedua pelaksanan dilaksanakan secara integratif oleh semua guru termasuk kepala sekolah. Ketiga pengawasan dilakukan oleh pengawas intern dan ekstern, Pengawas interen yaitu Kepala Sekolah dibantu para guru/staf, sedangkan pengawas eksteren adalah pengawas sekolah yang ditugaskan dari dinas Pendidikan. Pengawasan dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing sertasesuai dengan instrumen pengawasan, baik instrumen monitoring dan evaluasi. Ke empat evaluasi tidak jauh beda dengan pengawasaannya yang dilakukan oleh kepala sekolah dan para guru/staf yang dilakukan secara langsung di kelas lewat mata pelajaran di kelas.
STRATEGI KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DI MTs NURUL YAQIN TENIGA KABUPATEN LOMBOK UTARA Lu’luin Najwa; Abdul Azis Riski
Responsif Vol 2 No 1 (2024): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komite sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah dan kendala komite sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode ini digunakan sebagai upaya untuk mencari informasi sedalam dalamnya mengenai strategi yang dilakukan oleh komite sekolah dan kendala yang dihadapi oleh komite sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumen. Subjek dalam penelitian ini adalah komite sekolah, kepala sekolah, guru dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi yang dilakukan oleh komite sekolah yaitu dengan melakukan berbagai upaya dengan pihak sekolah dan masyarakat dengan membuat rapat setiap akhir semester, ikut mengesahkan visi dan misi sekolah dan RAPBS, serta menjalin tali silaturahmi antara komite sekolah dengan pihak sekolah dan orang tua siswa, komite sekolah juga aktif mengikuti kegiatan nasional dan keagamaan yang dilaksanakan oleh sekolah; (2) Adapun kendala yang dihadapi komite sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah adalah kurangnya komunikasi antara komite sekolah dengan kepala sekolah karena keterbatasan waktu yang dimiliki oleh komite sekolah, sehingga program komite sekolah menjadi tidak efektif.
MANAJEMEN KESISWAAN DALAM ANALISIS PERILAKU TRUANCY SISWA (Studi kasus di MA Al-Aziziyah Putra Kapek, Gunungsari Tahun 2023) Hardiansyah; Apriliani Surayya
Responsif Vol 2 No 1 (2024): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kesiswaan, perilaku truancy, serta kontribusi manajemen kesiswaan dalam menangani perilaku truancy siswa di MA Al-Aziziyah Putra. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, Guru BK, Guru bidang studi, dan Siswa. Metode pengumpulan data yang digunakandalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahawa manajemen kesiswaan di MA Al-Aziziyah Putra meliputi tiga tahap: Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perilaku Truancy Siswa Di MA Al-aziziyah Putra disebabkan oleh dua faktor yaitu, faktor internal, faktor yang berasal dari dalam diri sedangkan faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar diri siswa, kontribusi manajemen kesiswaan dalam menangani perilaku truancy siswa di MA Al-Aziziyah Putra yaitu dilakukan dengan memberikanpendekatan bimbingan dan konseling dikombinasikan dengan pendekatan disiplin. Penanganan yang diberikan kepada siswa melibatkan kerjasama dari berbagai pihak, seperti orang tua siswa dan personil sekolah lainnya seperti konselor, wali kelas, waka kesiswaan, dan tim tata tertib. Rekomendasi penelitian ini untuk sekolah khususnya kepala madrasah untuk memberikan pembinaan terhadap siswa yang melakukan perilaku truancy untuk menciptakan revitalisasi mental siswa agar memiliki komitmen terhadap nilai-nilai kedisiplinan.
HUBUNGAN PROFESIONALITAS TENAGA PENDIDIK DALAM PEMANFAATAN MEDIA DAN SUMBER BELAJAR PADA PROGRAM PELATIHAN MENGELAS DI BALAI LATIHAN KERJA (BLK) KOTA MATARAM Masyhadi Yaumin Adzim; Kholisussa’di
Responsif Vol 2 No 1 (2024): Responsif: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang diangkat dari penelitian ini adalah bagaimana Hubungan Profesionalitas Tenaga Pendidik Dalam Pemanfaatan Media Dan Sumber Belajar Pada Pelatihan Mengelas di Balai Latihan Kerja Kota Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan profesionalitas tenaga pendidik dalam pemanfaatan media dan sumber belajar pada progaram perlatihan mengelas di Balai Latihan Kerja Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik data korelasi product moment dengan menggunakan metode survey. Metode penentuan subyek yang di gunakan adalah metode study sample. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah subyek 12 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Jawaban responden setelah di analisis kemudian diinterprestasikan melalui tabel koefisien korelasi mendapatkan nilai tingkat korelasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hubungan profesionalitas tenaga pendidik dalam pemanfaatan media dan sumber belajar 0,54516 berada pada korfisien korelasi 0,40-0,599. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa hubungan profesionalitas tenaga pendidik dalam pemanfaatan media dan sumber belajar pada pelatihan mengelas di Balai Latihan Kerja Kota Mataram adalah Sedang.

Page 1 of 2 | Total Record : 17