Transformasi digital pada sektor ritel mendorong perusahaan mengembangkan berbagai layanan digital untuk meningkatkan kemudahan transaksi dan pengalaman pelanggan. Indomaret sebagai salah satu perusahaan ritel modern menyediakan layanan digital melalui aplikasi Klik Indomaret, Indomaret Poinku, dan i.Saku. Namun, tingkat pemanfaatan layanan tersebut masih dipengaruhi oleh kemampuan literasi digital konsumen, khususnya pada masyarakat di wilayah pedesaan yang memiliki karakteristik penggunaan teknologi yang berbeda dibandingkan masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap penggunaan layanan digital pada konsumen Indomaret di Desa Sidorejo, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan layanan digital, dengan koefisien regresi sebesar 0,683, nilai t hitung sebesar 6,079 pada tingkat signifikansi < 0,001, serta koefisien determinasi (R²) sebesar 0,569. Hasil tersebut menunjukkan bahwa literasi digital mampu menjelaskan 56,9% variasi penggunaan layanan digital, sedangkan 43,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi digital dapat mendorong pemanfaatan layanan digital Indomaret secara lebih optimal. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat program edukasi digital melalui sosialisasi penggunaan aplikasi, pendampingan pelanggan, serta penyediaan media informasi yang mudah diakses untuk meningkatkan adopsi layanan digital, khususnya pada masyarakat di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2026