Kemampuan matematika siswa sekolah dasar, khususnya dalam menyelesaikan soal cerita, masih menjadi perhatian penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kesalahan siswa kelas V dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan Newman’s Error Analysis (NEA). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 30 siswa kelas V di SD Negeri 066663. Data dikumpulkan melalui tes yang terdiri dari 5 soal cerita matematika serta wawancara mendalam. Analisis data dilakukan berdasarkan lima tahapan NEA, yaitu membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa terjadi pada seluruh tahapan NEA, dengan proporsi tertinggi pada kesalahan memahami soal (30%), diikuti kesalahan transformasi (25%), kesalahan keterampilan proses (20%), kesalahan penulisan jawaban (15%), dan kesalahan membaca (10%). Kesalahan dominan terletak pada ketidakmampuan siswa memahami makna soal dan mengubahnya ke dalam model matematika yang tepat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat diagnosis kesulitan belajar matematika siswa melalui pendekatan NEA. Implikasinya, pembelajaran matematika perlu menekankan pemahaman soal, kemampuan pemodelan, serta latihan reflektif untuk meminimalkan kesalahan siswa dalam pemecahan masalah.
Copyrights © 2026