ABSTRAK Penyimpanan obat merupakan aspek penting dalam penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) untuk menjamin mutu, keamanan, dan stabilitas obat selama proses distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian sistem penyimpanan obat di salah satu Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Kota Pekanbaru berdasarkan standar CDOB tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pengumpulan data melalui observasi langsung menggunakan lembar checklist dan wawancara dengan Apoteker Penanggung Jawab serta Kepala Gudang. Aspek yang dievaluasi meliputi sistem penyimpanan obat, kondisi ruangan, fasilitas gudang, pengaturan suhu dan kelembapan, pemisahan obat, keamanan gudang, serta kebersihan gudang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian sistem penyimpanan obat memperoleh persentase sebesar 84,6%, sedangkan kondisi ruangan dan fasilitas gudang memperoleh persentase sebesar 100%. PBF telah menerapkan penyimpanan obat pada ruang khusus, penggunaan rak atau pallet, metode FIFO dan FEFO, pemisahan obat rusak dan kedaluwarsa, pemantauan suhu dan kelembapan, pemisahan obat OOT dan prekursor, ketersediaan APAR, serta pembatasan akses gudang. Pemantauan suhu dilakukan tiga kali sehari dengan suhu ruang 25°C–30°C dan kelembapan tidak lebih dari 70%. Secara umum, sistem penyimpanan obat telah sesuai dengan standar CDOB, namun masih diperlukan perbaikan pada penandaan obat LASA dan penataan obat berdasarkan bentuk sediaan. ABSTRACT Drug storage is an important aspect in the implementation of Good Distribution Practice (GDP/CDOB) to ensure the quality, safety, and stability of medicines during the distribution process. This study aimed to evaluate the conformity of the drug storage system at one Pharmaceutical Wholesaler in Pekanbaru City based on the 2025 CDOB standards. This research used a descriptive observational method, with data collected through direct observation using a checklist and interviews with the Responsible Pharmacist and the Warehouse Supervisor. The evaluated aspects included the drug storage system, warehouse conditions, storage facilities, temperature and humidity control, drug separation, warehouse security, and warehouse cleanliness. The results showed that the conformity of the drug storage system reached 84.6%, while the conformity of warehouse conditions and facilities reached 100%. The Pharmaceutical Wholesaler had implemented drug storage in a special room, the use of shelves or pallets, FIFO and FEFO methods, separation of damaged and expired drugs, temperature and humidity monitoring, separation of OOT and precursor drugs, availability of fire extinguishers, and restricted warehouse access. Temperature monitoring was carried out three times a day, with room temperature maintained at 25°C–30°C and humidity not exceeding 70%. In general, the drug storage system complied with CDOB standards; however, improvements are still needed in the special labeling of LASA medicines and the arrangement of medicines based on dosage forms.
Copyrights © 2026