ABSTRAK (Indonesia) Manajemen logistik obat merupakan bagian penting dalam pelayanan kefarmasian untuk menjamin ketersediaan obat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen logistik obat di Apotek Simpang Tuntungan Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan obat dilakukan berdasarkan kebutuhan pasien dan riwayat penggunaan obat. Pengadaan obat dilakukan melalui supplier dengan waktu pemesanan sekitar 3–4 hari. Penyimpanan obat dilakukan menggunakan rak dan kulkas sesuai karakteristik obat. Penyaluran obat diberikan berdasarkan resep dokter dan disertai informasi penggunaan obat. Pengendalian stok dilakukan secara rutin menggunakan aplikasi pencatatan, sedangkan obat kedaluwarsa dikumpulkan dan ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Secara umum, manajemen logistik obat di Apotek Simpang Tuntungan telah berjalan cukup baik dalam mendukung pelayanan kefarmasian.
Copyrights © 2026