Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pemasaran online dan offline terhadap jumlah pengunjung serta omzet penjualan stroberi Pacet di Desa Sumberan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kebaruan penelitian terletak pada analisis komparatif strategi pemasaran digital dan konvensional pada agribisnis hortikultura berbasis wisata agro lokal yang masih jarang dikaji secara empiris. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda terhadap 45 responden yang terdiri atas pelaku usaha dan konsumen stroberi Pacet. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial mampu meningkatkan rata-rata omzet penjualan dari Rp243.541 menjadi Rp326.041 dan meningkatkan rata-rata jumlah pengunjung dari 22,1 orang menjadi 29,6 orang. Secara parsial, jumlah penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap omzet penjualan dengan nilai signifikansi sebesar 0,002, sedangkan jumlah pengunjung berpengaruh positif namun tidak signifikan. Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah sampel yang relatif terbatas dan fokus wilayah penelitian yang hanya mencakup satu kawasan wisata agro, sehingga implikasinya menunjukkan bahwa integrasi pemasaran online dan offline dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing agribisnis hortikultura lokal di era digital.
Copyrights © 2026