Pembangunan jembatan gantung pejalan kaki pada daerah dengan kondisi tanah lunak memerlukan analisis struktur dan desain fondasi yang cermat untuk menjamin keamanan dan kinerja jangka panjang. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kinerja struktur serta merancang sistem fondasi pada jembatan gantung pejalan kaki bentang 80 m yang berlokasi di Sungai Cambai, Kabupaten Mesuji. Metode yang digunakan meliputi analisis pembebanan berdasarkan standar SNI dan AASHTO, pemodelan struktur untuk memperoleh gaya dalam (momen, geser, dan aksial), serta analisis geoteknik menggunakan data uji N-SPT untuk menentukan daya dukung fondasi tiang pancang dengan pendekatan metode empiris (API dan a-method). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh elemen struktur, termasuk pylon, blok angkur, breast wall, dan pile cap, memenuhi persyaratan kekuatan terhadap beban kerja dan beban ultimit, dengan tegangan yang terjadi masih berada di bawah kapasitas izin material. Pada aspek fondasi, penggunaan tiang pancang beton pracetak (spun pile) dengan panjang ±20–22 m mampu memberikan daya dukung aksial yang mencukupi pada lapisan tanah lempung, baik terhadap beban tekan maupun tarik. Evaluasi kapasitas geser dan rasio tulangan menunjukkan bahwa desain yang digunakan telah memenuhi ketentuan minimum SNI, sehingga struktur dinyatakan aman dan stabil.
Copyrights © 2026