Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) terhadap keterampilan tolak peluru siswa kelas VIII. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan Non Equivalent Control Group Design di SMP Negeri 1 Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Sampel berjumlah 64 siswa yang dipilih menggunakan purposive sampling, terdiri atas kelompok kontrol (n = 32) dengan pembelajaran konvensional dan kelompok eksperimen (n = 32) dengan model TGfU. Data dikumpulkan melalui tes praktik keterampilan tolak peluru pada pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test dengan SPSS. Hasil menunjukkan kemampuan awal kedua kelompok relatif setara (kontrol = 56,41; eksperimen = 57,66). Setelah perlakuan, kelompok eksperimen mengalami peningkatan sebesar 19,06 poin (57,66 menjadi 76,72), sedangkan kelompok kontrol meningkat 13,59 poin (56,41 menjadi 70,00). Hasil independent sample t-test menunjukkan nilai t = -3,045, df = 62, dan p = 0,003 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan berpihak pada kelompok TGfU. Temuan ini menunjukkan bahwa model TGfU efektif meningkatkan keterampilan tolak peluru dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran pendidikan jasmani pada keterampilan atletik. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan sampel yang lebih banyak dan beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil.
Copyrights © 2026