Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM)
Vol. 7 No. 1 (2026): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)

Hubungan Pengetahuan, Usia Kehamilan, Kunjungan Antenatal, dan Kondisi Kesehatan Ibu dengan Penggunaan Obat Swamedikasi pada Ibu Hamil

Rizka Novia Atmadani (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)
Anisa Kurniasari (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)
Dinar Famora Arum (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)
Mutiara Titani (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)
Muhammad Hasan Wattiheluw (Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan, Poltekkes Kemenkes Malang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2026

Abstract

Latar Belakang: Pengobatan mandiri selama kehamilan tetap menjadi perhatian kesehatan masyarakat karena potensi risiko terhadap kesehatan ibu dan janin. Meskipun praktik pengobatan mandiri di kalangan ibu hamil telah dilaporkan di berbagai tempat, bukti mengenai hubungan antara pengetahuan ibu, faktor-faktor terkait kehamilan, dan praktik pengobatan mandiri di layanan kesehatan primer Indonesia masih terbatas. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu, faktor-faktor terkait kehamilan, dan praktik pengobatan mandiri di kalangan ibu hamil yang mengunjungi pusat layanan kesehatan primer di Kota Malang, Indonesia. Metode: Studi observasional analitik dengan desain potong lintang dilakukan pada 96 ibu hamil yang mengunjungi tiga pusat layanan kesehatan primer di Kota Malang. Responden dipilih berdasarkan metode pengambilan sampel dan memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang menilai karakteristik ibu, faktor-faktor terkait kehamilan, pengetahuan tentang pengobatan mandiri, dan praktik pengobatan mandiri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Prevalensi pengobatan mandiri di kalangan ibu hamil adalah 24,0%. Pengetahuan ibu secara signifikan berhubungan dengan praktik pengobatan mandiri (p=0,034). Ibu hamil dengan tingkat pengetahuan yang lebih rendah menunjukkan proporsi pengobatan mandiri yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki pengetahuan yang lebih baik. Pemanfaatan perawatan ANC juga secara signifikan berhubungan dengan praktik pengobatan mandiri (p=0,048). Sebaliknya, usia kehamilan dan kondisi kesehatan ibu tidak secara signifikan berhubungan dengan praktik pengobatan mandiri (p>0,05). Simpulan: Praktik pengobatan mandiri di kalangan ibu hamil secara signifikan berhubungan dengan pengetahuan ibu dan pemanfaatan perawatan antenatal. Temuan ini menyoroti pentingnya memperkuat intervensi pendidikan dan mengintegrasikan konseling keamanan obat ke dalam layanan perawatan antenatal rutin untuk mendorong penggunaan obat yang rasional selama kehamilan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MyJM

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MyJM) adalah jurnal ilmiah resmi yang diterbitkan secara rutin oleh Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. MyJM terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kesehatan ibu dan anak, ...