Latar Belakang: Pengobatan mandiri selama kehamilan tetap menjadi perhatian kesehatan masyarakat karena potensi risiko terhadap kesehatan ibu dan janin. Meskipun praktik pengobatan mandiri di kalangan ibu hamil telah dilaporkan di berbagai tempat, bukti mengenai hubungan antara pengetahuan ibu, faktor-faktor terkait kehamilan, dan praktik pengobatan mandiri di layanan kesehatan primer Indonesia masih terbatas. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu, faktor-faktor terkait kehamilan, dan praktik pengobatan mandiri di kalangan ibu hamil yang mengunjungi pusat layanan kesehatan primer di Kota Malang, Indonesia. Metode: Studi observasional analitik dengan desain potong lintang dilakukan pada 96 ibu hamil yang mengunjungi tiga pusat layanan kesehatan primer di Kota Malang. Responden dipilih berdasarkan metode pengambilan sampel dan memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang menilai karakteristik ibu, faktor-faktor terkait kehamilan, pengetahuan tentang pengobatan mandiri, dan praktik pengobatan mandiri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Prevalensi pengobatan mandiri di kalangan ibu hamil adalah 24,0%. Pengetahuan ibu secara signifikan berhubungan dengan praktik pengobatan mandiri (p=0,034). Ibu hamil dengan tingkat pengetahuan yang lebih rendah menunjukkan proporsi pengobatan mandiri yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki pengetahuan yang lebih baik. Pemanfaatan perawatan ANC juga secara signifikan berhubungan dengan praktik pengobatan mandiri (p=0,048). Sebaliknya, usia kehamilan dan kondisi kesehatan ibu tidak secara signifikan berhubungan dengan praktik pengobatan mandiri (p>0,05). Simpulan: Praktik pengobatan mandiri di kalangan ibu hamil secara signifikan berhubungan dengan pengetahuan ibu dan pemanfaatan perawatan antenatal. Temuan ini menyoroti pentingnya memperkuat intervensi pendidikan dan mengintegrasikan konseling keamanan obat ke dalam layanan perawatan antenatal rutin untuk mendorong penggunaan obat yang rasional selama kehamilan.