Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ilokusi guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah Tanjung Sakti PUMU. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data bersumber dari tuturan guru bahasa Indonesia pada kelas VII, VIII, dan IX selama 9 kali pertemuan dari tanggal 23 Februari hingga 7 Maret 2026. Teknik pengumpulan data meliputi teknik rekam, simak, dan catat. Analisis data menggunakan teknik padan intralingual. Hasil penelitian menemukan lima jenis tindak tutur ilokusi: (1) representatif/asertif sebanyak 21 tuturan dalam bentuk mengatakan (12), menyebutkan (6), dan melaporkan (3); (2) direktif/impositif sebanyak 30 tuturan dalam bentuk menyuruh (15), meminta (4), melarang (7), dan memperingatkan (4); (3) ekspresif/evaluatif sebanyak 3 tuturan dalam bentuk marah (2) dan kasihan (1); (4) komisif sebanyak 5 tuturan dalam bentuk janji (2) dan tawaran (3); serta (5) deklaratif/isbati sebanyak 1 tuturan dalam bentuk mengizinkan. Total keseluruhan 60 tuturan ditemukan dengan tindak tutur direktif sebagai yang paling dominan (50%), mencerminkan fungsi utama guru sebagai pengarah dan pengelola proses pembelajaran.
Copyrights © 2026