Penelitian ini bertujuan mengevaluasi fungsionalita aplikasi mobile guna melakukan pemeriksaan risiko kehalalan komposisi produk makanan kemasan melalui teknologi pemindaian barcode. Aplikasi ini dibentuk melalui penerapan metode Waterfall, sedangkan pengujian dilakukan menggunakan Black-Box Testing dengan teknik Equivalence Partitioning. Pengujian mencakup akses pengguna, pemindaian barcode, pengambilan data produk, pencocokan bahan berisiko, penampilan hasil, serta penyimpanan riwayat untuk memvalidasi respons sistem terhadap berbagai kondisi masukan data. Hasil pengujian terhadap 22 skenario menunjukkan tingkat keberhasilan fungsi aplikasi mencapai 90,91 persen. Terdapat 20 skenario yang berjalan tepat sesuai perancangan, sedangkan 2 skenario masih membutuhkan perbaikan terkait ketergantungan pada data statis dan ketiadaan terjemahan deskripsi. Setelah dilakukan evaluasi antarmuka guna melakukan perbaikan dan pengujian ulang, seluruh skenario memperoleh peningkatan kesesuaian akhir menjadi 100 persen. Kesimpulannya, hasil menunjukkan bahwa penggunaan Equivalence Partitioning dapat mengidentifikasi ketidaksesuaian fungsi dan menjadi dasar perbaikan aplikasi.
Copyrights © 2026