Sektor pertanian Indonesia sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim yang mengancam produktivitas dan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar untuk memprediksi hasil panenpadi berdasarkan parameter kualitas tanah dan iklim menggunakan metode Naïve Bayes. Sistem ini mengintegrasikan parameter tanah (Nitrogen, Fosfor, Kalium, pH, Kelembaban Tanah) dan iklim (Suhu Udara, Kelembaban Udara, Curah Hujan) menggunakan dataset yang dikumpulkan dari 30 petak sawah di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Hasil evaluasi menunjukkan model yang dibangun mencapai akurasi 89,2%, dengan presisi 88%, recall 87%, dan F1-Score 87%, serta mengungguli performa algoritma Random Forest, XGBoost, dan SVM. Analisis feature importance mengungkapkan parameter tanah (terutama Nitrogen dan pH) memberikan kontribusi lebih dominan (57%) dibandingkan parameter iklim (43%). Sistem ini telah diimplementasikan dalam bentuk aplikasi web yang user-friendly, memberikan prediksi hasil panen (rendah, sedang, tinggi) serta rekomendasi budidaya, sehingga dapat menjadi alat pendukung keputusan praktis bagi petani dalam mengoptimalkan produktivitas dan memitigasi risiko gagal panen.Kata Kunci: Sistem Pakar, Prediksi Hasil Panen, Naive Bayes, Kualitas Tanah, Iklim.
Copyrights © 2026