QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Vol. 5 No. 2 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2026

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI HALAL PADA RUMAH MAKAN DAERAH WISATA GUNDALING BERASTAGI PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Elpandi Perangin-angin (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Abd Rahman Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2026

Abstract

Implementasi kebijakan sertifikasi halal merupakan bagian penting dalam pengembangan pariwisata halal dan perlindungan konsumen Muslim. Kawasan wisata Gundaling Berastagi sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Utara memiliki peran strategis dalam penyediaan layanan kuliner halal melalui rumah makan yang beroperasi di wilayah tersebut. Namun, implementasi kebijakan sertifikasi halal pada tingkat daerah tersebut masih menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi pelaku usaha maupun pengawasan pemerintah. Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah keterbatasan informasi dan pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal serta prosedur pengajuannya. Banyak pelaku usaha yang masih beranggapan bahwa sertifikasi halal hanya diperuntukkan bagi perusahaan besar, sehingga mereka tidak merasa perlu untuk mengurus sertifikat halal bagi produk yang dipasarkan. Selain itu, sebagian pelaku usaha juga menganggap bahwa proses pengajuan sertifikasi halal cukup rumit dan memerlukan biaya yang relatif besar, sehingga menjadi hambatan tersendiri bagi mereka untuk melakukan sertifikasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan sertifikasi halal pada rumah makan di kawasan wisata Gundaling Berastagi dengan menggunakan perspektif maqasid syariah dan hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik rumah makan dan pihak terkait, serta studi dokumentasi terhadap regulasi dan literatur ilmiah dari jurnal bereputasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, serta dianalisis menggunakan kerangka maqasid syariah dan prinsip hukum ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sertifikasi halal belum optimal akibat rendahnya literasi regulasi halal, persepsi kompleksitas prosedur, dan keterbatasan pendampingan institusional. Dalam perspektif maqasid syariah, kebijakan ini memiliki relevansi kuat terhadap perlindungan agama (hifz al-din), jiwa (hifz al-nafs), dan harta (hifz al-mal), namun kemaslahatan kolektif belum sepenuhnya tercapai. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan tata kelola halal berbasis kolaborasi multipihak guna mendukung keberlanjutan pariwisata halal daerah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

qanun

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies (E-ISSN 2964-4690) is a high-quality, open-access peer-reviewed international journal published two times a year (March, September) by Asian Publisher. QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies focusing on historical, comparative, and legal and societal ...