Pencapaian keberhasilan belajar yang optimal tidak hanya didukung oleh strategi mengajar guru yang baik namun juga harus disertai dengan strategi belajar siswa yang baik pula. Siswa juga harus memiliki strategi belajar yang baik agar siswa mampu mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi belajar siswa, perbedaan strategi belajar siswa berdasarkan tingkatan kelas, perbedaan strategi belajar siswa berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi belajar siswa pada mata pelajaran geografi serta menguji perbedaan strategi belajar berdasarkan gender dan tingkat kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII SMA Muhammadiyah Al-Kautsar Program Khusus Kartasura dengan jumlah sampel 92 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner strategi belajar yang mencakup aspek metakognitif, kognitif, berpikir kritis, pengembangan diri, pengorganisasian belajar, serta pengelolaan waktu dan lingkungan belajar. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi belajar siswa secara umum berada pada kategori sedang dengan persentase 69%. Hasil uji ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan strategi belajar berdasarkan tingkat kelas (sig = 0,075 > 0,05). Namun, hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan strategi belajar berdasarkan gender (sig = 0,037 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor gender memiliki pengaruh terhadap variasi strategi belajar siswa, sedangkan tingkat kelas tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi guru geografi dalam merancang pembelajaran diferensiatif yang mempertimbangkan karakteristik belajar siswa.
Copyrights © 2026