Persyaratan rendahnya kadar air di dalam bahan bakar gas (CNG) yang ada di RSNI CNG secarateknis tidak praktis dan tidak ekonomis. Hasil analisis data menunjukkan kadar air sebesar 7,19 Lb/MMSCF cukup memadai untuk kondisi dan iklim di Indonesia. Suhu terendah yang pernah terdeteksidi Indonesia adalah ± 17o C. Jika titik embun air diantisipasi pada 11,4o C dan asumsi tekanan maksimaloperasi CNG 260 Bar, maka kandungan kadar air pada suhu 11,4 o C adalah 7,19 Lb/MMSCF. Batasanparameter lainnya dalam spesififi kasi yang perlu direvisi adalah kandungan partikulat. CNG harusbebas dari partikel yang lebih besar dari 10 μm tanpa mencantumkan satuan konsentrasi. Penelitianini menjelaskan bahwa hasil konsensus bahwa batas kadar air CNG tetap di 3 Lb/MMSCF sangatlahtidak ekonomis. Batasan partikulat yang diusulkan memiliki catatan bahwa di inlet harus terpasangfifi lter berukuran 25 μm dan metode uji berubah dari EPA menjadi ASTM D 7650. Untuk pemberianodoran dalam gas, yang bertanggung jawab adalah pihak transporter gas.
Copyrights © 2015