Yayun Andriani
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

A Rapid Gas Chromatography Method For Simultaneous Determination Of Lpg Compounds Nofrizal Nofrizal; Lisna Rosmayati; Yayun Andriani
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 36 No 3 (2013)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.36.3.772

Abstract

A rapid gas chromatography method using a HP Plot/Al2O3 column for the determination of thirteen compounds of LPG (Liquefied Petroleum Gas) standard (ethane, propane, propylene, iso-butane, n-butane, trans-2-butene, 1-butene, isobutylene, neo-pentane, cis-2-butene, iso-pentane, n-pentane, 1,3 butadiene) was developed. The LPG components were separated in about 8 min by gradient elution program and helium was used as a carrier gas at a flow rate of 5 mL min-1, The relative standard deviation (RSD) for the LPG standard concentration were found to range between 0.27-1.91 % . The method had been applied to the determination of the 10 LPG samples. The composition of analyzed samples have comply with the Indonesian LPG specification for each parameter (C2<0.8 % mol, C3+C4>97 % mol and C5+.<2.0 % mol).
Optimalisasi Metode Aktivasi Adsorben Karbon Aktif dengan Sulfur, Tembaga, Sulfida, dan Seng Klorida Serta Uji Kapasitas Adsorpsi dengan Variasi Kondisi Saturasi Gas Alam Eko Handoyo; Yayun Andriani; Lisna Rosmayati; Annisa Chairuna; Endi Suhendi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 54 No 3 (2020)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.54.3.570

Abstract

Hidrokarbon berat diketahui dapat terkondensasi dalam pori karbon aktif sehingga menurunkan kapasitas adsorpsi adsorben merkuri yang terbuat dari karbon aktif. Untuk itu, perlu dilakukan modifikasi karbon aktif agar memiliki kapasitas adsorbsi merkuri yang optimum untuk digunakan pada lapangan migas. Penelitian ini diawali dengan tahap rancang bangun alat uji kinerja skala lab dan dilanjutkan dengan optimalisasi metode pembuatan adsorben merkuri AC-S, AC-CuS, dan AC-ZnCl2. Adsorben yang dihasilkan dari metode pembuatan yang telah dioptimalisasi kemudian diuji adsorpsi pada temperatur embun hidrokarbon berat/temperatur uji adsorpsi 15oC/40oC, 25oC/40oC, 30oC/30oC, dan 40oC/40oC serta dikarakterisasi luas permukaannya. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa kapasitas adsorpsi adsorben yang dibuat tidak mengalami penurunan kapasitas adsorpsi Hg saat melewatkan gas dengan titik embun air dan hidrokarbon sama dengan suhu proses adsorpsi. Dari penelitian ini juga dihasilkan dua metode pembuatan adsorben terbaik yang diuji pada skala laboratorium yaitu impregnasi Sulfur 33% pada temperatur 525oC selama 1 jam dengan kapasitas rata-rata 50.g mg Hg/g dan impregnasi tembaga (Cu) 34 g/l dan Sulfur 20% dengan kapasitas adsorpsi rata-rata 30.4 mg/g.
Rancang Bangun Adsorben Mercury Removal Lisna Rosmayati; Yayun Andriani; Yusep K Caryana
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 45 No 1 (2011)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.45.1.680

Abstract

Sebagian besar gas bumi (natural gas) mempunyai kandungan merkuri dengan jumlah kecil(trace). Kehadiran merkuri dalam gas bumi sekalipun dalam jumlah yang kecil dinilai merugikankarena dapat menyebabkan korosi pada peralatan dan fasilitas proses di industri migas. Prosesadsorpsi merupakan proses yang paling sesuai untuk memisahkan merkuri dalam gas bumi danrancang bangun alat adsorpsi merkuri merupakan salah satu solusi untuk meminimalkan kandunganmerkuri dalam gas bumi. Kinerja alat rancang bangun adsorben mercury removal dengan kondisipercobaan menggunakan data optimum dari hasil aktivasi adsorben karbon yang telahdikarakterisasi. Kondisi optimum percobaan yaitu menggunakan adsorben karbon yang berukuran70 mesh, diaktivasi pada temperature 700oC, direndam setelah aktivasi selama 12 jam dan posisitabung adsorben vertikal. Hasil pengukuran merkuri (Hg) menunjukkan bahwa adsorben karbonaktif pada kondisi percobaan tersebut mampu menyerap merkuri (Hg) sebesar 27.629,94 μg/m3.   
KAJIAN PENDUKUNG REVISI KADAR AIR DAN PARTIKULAT DALAM SPESIFIKASI COMPRESSED NATURAL GAS (CNG) UNTUK KENDARAAN BERMOTOR Lisna Rosmayati; Yayun Andriani; Nata Pringgasta
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 3 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.3.1201

Abstract

Persyaratan rendahnya kadar air di dalam bahan bakar gas (CNG) yang ada di RSNI CNG secarateknis tidak praktis dan tidak ekonomis. Hasil analisis data menunjukkan kadar air sebesar 7,19 Lb/MMSCF cukup memadai untuk kondisi dan iklim di Indonesia. Suhu terendah yang pernah terdeteksidi Indonesia adalah ± 17o C. Jika titik embun air diantisipasi pada 11,4o C dan asumsi tekanan maksimaloperasi CNG 260 Bar, maka kandungan kadar air pada suhu 11,4 o C adalah 7,19 Lb/MMSCF. Batasanparameter lainnya dalam spesififi kasi yang perlu direvisi adalah kandungan partikulat. CNG harusbebas dari partikel yang lebih besar dari 10 μm tanpa mencantumkan satuan konsentrasi. Penelitianini menjelaskan bahwa hasil konsensus bahwa batas kadar air CNG tetap di 3 Lb/MMSCF sangatlahtidak ekonomis. Batasan partikulat yang diusulkan memiliki catatan bahwa di inlet harus terpasangfifi lter berukuran 25 μm dan metode uji berubah dari EPA menjadi ASTM D 7650. Untuk pemberianodoran dalam gas, yang bertanggung jawab adalah pihak transporter gas.