Praktik penyusunan Rencana Anggaran Pendapat dan Biaya Koperasi (RAPBK) masih banyak ditemukan ketidakkonsistenan antara metode yang digunakan dan pemanfaatannya. Kondisi ini perlu penyelesaian melalui pendekatan pelatihan untuk para pengelola koperasi seperti pengurus, pengawas, manajer dan bagian keuangan. Pelatihan menggunakan pendekatan pelatihan orang dewasa dengan mengutamakan komunikasi dua arah dan praktik. Hasil dari pelatihan selain tersusunnya materi penyusunan RAPBK dengan metode actual to budget +, juga telah menyadarkan peserta betapa pentingnya RAPBK bagi pengelola koperasi sebagai pedoman kerja, prioritas alokasi dana dan pengendalian usaha serta dapat memberikan umpan balik untuk setiap tahapan operasional usaha koperasi. Dasar pengelolaan keuangan koperasi adalah RAPBK untuk mengarahkan pencapaian tujuan dan keberlanjutan koperasi.
Copyrights © 2025