Mual dan muntah pada kehamilan (NVP) merupakan gejala umum pada ibu hamil yang dapat memperburuk kualitas hidup ibu hamil. Penatalaksanaan NVP pada umumnya meliputi terapi farmakologis menggunakan pengobatan konfensional dan dapat pula menggunakan terapi nonfarmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan terapi nonfarmakologi untuk mual serta muntah pada ibu hamil dan keberhasilan terapi berdasarkan derajat keparahan gejala pada ibu hamil di Puskesmas “X” kota Salatiga. Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif pada 55 ibu hamil dengan NVP periode Januari hingga April 2025 pada pasien yang menerima terapi nonfarmakologi. Rekam medis dan wawancara menggunakan kuesioner PUQE‑24 serta dianalisis menggunakan SPSS merupakan data primer. Sampel sebayak 55 yang menerima terapi nonfarmakologi dengan kondisi hanya mual sebayak 29 (52,72%) dan mual serta muntah sebayak 26 (47,27%), Untuk tingkat keparahan berdasarka pengukuran PUQE didapat pasien dengan gajala ringan skor 4-6 sebanyak 3 (5,45%) responde, sedang skor 7-12 52 (94,54%) responden dan gejala berat dengan skor > 13 sebayak 0 (0%) responden. Setelah mendapatkan arahan untuk terapi nonfarmakologi pasien yang mengalami perbaikan gejala mual sebayak 29 (100%) pasien, sedangkan pada pasien mual di disertai muntah hanya 15 (57,69%) pasien yang mengalami perbaikan kondisi dan 11 (42,31%) responden tidak mengalami perbaikan.
Copyrights © 2026