Manajemen waktu yang efektif merupakan salah satu keterampilan fundamental yang menentukan keberhasilan akademik siswa, terutama di lingkungan pendidikan vokasi yang menuntut keseimbangan antara penguasaan teori dan keterampilan praktik. Namun, realitas di SMK Nurul Amaliyah menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menghadapi kesulitan signifikan dalam mengatur waktu belajar mereka. Kebiasaan menunda tugas, ketidakmampuan memprioritaskan kegiatan, serta distraksi digital menjadi kendala utama yang berdampak pada produktivitas dan prestasi akademik. Program pengabdian ini menghadirkan metode Time Study sebagai pendekatan reflektif untuk membantu siswa memahami, mengevaluasi, dan merekayasa ulang pola penggunaan waktu mereka. Melalui rangkaian workshop partisipatif yang melibatkan dosen dan mahasiswa Akademi Teknik Deli Serdang, 35 siswa kelas XI dan XII dilatih mencatat aktivitas belajar, mengidentifikasi waktu yang terbuang, menyusun prioritas menggunakan Matriks Eisenhower, serta merancang jadwal mingguan yang realistis. Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman manajemen waktu sebesar 68,5%, dengan 88,6% siswa masuk kategori pemahaman tinggi. Lebih dari sekadar angka, siswa menunjukkan pergeseran kesadaran akan nilai waktu dan tumbuhnya rasa tanggung jawab terhadap jadwal belajar mereka sendiri. Program ini menegaskan bahwa manajemen waktu bukanlah sekadar keterampilan teknis, tetapi sebuah habitus yang dapat ditumbuhkan melalui pendampingan reflektif dan praktik berulang.
Copyrights © 2026