Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EVALUASI DIMENSI SALURAN DRAINASE JL. IKAN PAUS KECAMATAN BINJAI TIMUR Mananda Ture Siburian; Andar Sitohang; Pieter Leuvanggi Hutagalung; Binsar Parulian Silitonga
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem drainase perkotaan berperan penting dalam mengendalikan limpasan air hujan untuk mengurangi risiko genangan dan banjir. Kawasan Jalan Ikan Paus, Kecamatan Binjai Timur, yang melayani kawasan Terminal Kota Binjai, masih sering mengalami genangan akibat dugaan ketidaksesuaian antara kapasitas saluran drainase eksisting dengan debit limpasan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting berdasarkan analisis hidrologi dan hidrolika serta memberikan rekomendasi teknis untuk meningkatkan kinerja sistem drainase. Analisis hidrologi dilakukan dengan menentukan debit limpasan menggunakan Metode Rasional, sedangkan analisis hidrolika digunakan untuk mengevaluasi kapasitas saluran eksisting dan membandingkannya dengan debit banjir rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit limpasan di Jalan Ikan Paus sebesar 0,273 m³/detik. Kapasitas saluran drainase eksisting pada kemiringan dasar optimal sebesar 0,00096 menghasilkan tinggi jagaan (freeboard) 0,10 m, namun masih tidak mampu mengalirkan debit banjir rencana karena tinggi muka air melampaui kapasitas saluran. Kondisi eksisting juga menunjukkan bahwa perubahan dimensi saluran sulit dilakukan akibat keterbatasan saluran hilir yang bermuara ke arah utara. Oleh karena itu, rekomendasi yang diusulkan adalah mengubah arah aliran saluran menuju selatan agar diperoleh kemiringan dasar yang lebih baik, menggunakan saluran U-Ditch berukuran 70 × 70 cm, memperpanjang saluran pada Sta. 0+429 sampai Sta. 0+524, serta membangun dua unit gorong-gorong baru berukuran 1 × 1 m pada Sta. 0+429 dan Sta. 0+524. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sistem drainase sehingga mampu mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan penelitian.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG GEREJA REFORMED INJIL INDONESIA MEDAN DENGAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) Pieter Leuvanggi Hutagalung; Binsar Parulian Silitonga; Mananda Ture Siburian; Andar Sitohang; Martin Sihotang
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi merupakan sektor dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat aktivitas fisik intensif, penggunaan peralatan, dan kondisi lapangan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya serta menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja pada pembangunan Gedung Gereja Reformed Injil Indonesia Medan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penilaian risiko dilakukan melalui parameter tingkat keparahan (Severity), kemungkinan terjadinya (Occurrence), dan kemampuan deteksi (Detection) untuk memperoleh Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pengangkutan material secara manual memiliki nilai RPN tertinggi, yaitu 120, sehingga menjadi prioritas utama dalam pengendalian risiko. Risiko lainnya berada pada kategori sedang hingga rendah, namun tetap memerlukan tindakan pencegahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan FMEA efektif dalam membantu manajemen proyek menentukan prioritas pengendalian risiko serta mendukung penerapan K3 guna meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja.
Penerapan Manajemen Proyek Dalam Pendampingan Pembangunan Gedung Sekolah Minggu HKBP Sudirman Josua Alexander Gultom; Joel Panjaitan; Pieter Leuvanggi Hutagalung; Binsar Parulian Silitonga; Manaor Silitonga; Windo Sinurat; Andar Sitohang
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen dan tim dari Akademi Teknik Deli Serdang (ATDS) dalam bentuk pendampingan pembangunan Gedung Sekolah Minggu di Gereja HKBP Sudirman. Tujuan utama kegiatan ini adalah menyediakan fasilitas pembelajaran anak yang aman, layak, dan mendukung pembinaan rohani secara berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi lima tahapan manajemen proyek, yaitu: inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, monitoring & evaluasi, serta penutupan proyek. Proses dimulai dari identifikasi kebutuhan melalui diskusi dan survei lokasi, dilanjutkan dengan perencanaan teknis, pelaksanaan pembangunan tangga, atap, keramik, dan renovasi koridor, hingga tahap evaluasi dan serah terima hasil. Kegiatan ini melibatkan peran aktif jemaat dan dosen teknik sebagai bentuk kolaborasi sosial dan edukasi teknis. Hasil proyek menunjukkan bahwa fasilitas yang dibangun telah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan, serta mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dalam mewujudkan pembangunan sosial berbasis kebutuhan nyata.
Peningkatan Pemahaman Artificial Intelligence (AI) Bagi Siswa SMA Skylandsea Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Joel Panjaitan; Arnold Pakpahan; Mananda Ture Siburian; Binsar Parulian Silitonga; Regina Sirait; Yunni Rianawati
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan topik Peningkatan Pemahaman Artificial Intelligence (AI) Bagi Siswa SMA Skylandsea Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pemahaman dasar siswa terhadap teknologi artificial intelligence (kecerdasan buatan). Dalam era digital yang terus berkembang, pemahaman mengenai AI menjadi penting agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami dan mengembangkan teknologi tersebut di masa depan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode presentasi interaktif, diskusi, serta demonstrasi sederhana aplikasi AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test, serta tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Selain itu, pihak sekolah memberikan tanggapan positif dan mendorong kegiatan lanjutan yang lebih aplikatif. Kegiatan ini membuktikan bahwa pengenalan AI sejak dini sangat penting sebagai bekal siswa menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 serta mempersiapkan generasi untuk Indonesia Maju tahun 2045.
Penerapan Lean Canvas untuk Meningkatkan Kreativitas Ide Bisnis Siswa SMK Nurul Amaliyah Josua Alexander Gultom; Windo Sinurat; Binsar Parulian Silitonga; Manaor Silitonga; Mananda Ture Siburian
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Desember
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran terbuka lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mencerminkan ketidaksinkronan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan pasar kerja, sehingga diperlukan reorientasi pembelajaran kewirausahaan dari pencari kerja menuju pencipta kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan kemampuan perencanaan ide bisnis siswa SMK Nurul Amaliyah melalui penerapan Lean Canvas. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) yang melibatkan dosen dan mahasiswa Akademi Teknik Deli Serdang, melalui tahapan persiapan, sosialisasi materi, workshop dan praktik terbimbing, serta evaluasi dan refleksi. Peserta terdiri dari 35 siswa kelas XI dan XII. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kewirausahaan sebesar 75%, dengan 91,2% siswa mencapai kategori pemahaman tinggi pascapelatihan, serta menghasilkan sepuluh model bisnis Lean Canvas yang kontekstual berbasis potensi ekonomi lokal Kabupaten Deli Serdang. Temuan ini menegaskan efektivitas Lean Canvas sebagai media pembelajaran kewirausahaan visual yang mendorong transformasi pola pikir dan kreativitas siswa vokasi.
Optimalisasi Manajemen Waktu Belajar Siswa Melalui Metode Time Study di SMK Nurul Amaliyah Josua Alexander Gultom; Windo Sinurat; Binsar Parulian Silitonga; Manaor Silitonga; Mananda Ture Siburian
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen waktu yang efektif merupakan salah satu keterampilan fundamental yang menentukan keberhasilan akademik siswa, terutama di lingkungan pendidikan vokasi yang menuntut keseimbangan antara penguasaan teori dan keterampilan praktik. Namun, realitas di SMK Nurul Amaliyah menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menghadapi kesulitan signifikan dalam mengatur waktu belajar mereka. Kebiasaan menunda tugas, ketidakmampuan memprioritaskan kegiatan, serta distraksi digital menjadi kendala utama yang berdampak pada produktivitas dan prestasi akademik. Program pengabdian ini menghadirkan metode Time Study sebagai pendekatan reflektif untuk membantu siswa memahami, mengevaluasi, dan merekayasa ulang pola penggunaan waktu mereka. Melalui rangkaian workshop partisipatif yang melibatkan dosen dan mahasiswa Akademi Teknik Deli Serdang, 35 siswa kelas XI dan XII dilatih mencatat aktivitas belajar, mengidentifikasi waktu yang terbuang, menyusun prioritas menggunakan Matriks Eisenhower, serta merancang jadwal mingguan yang realistis. Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman manajemen waktu sebesar 68,5%, dengan 88,6% siswa masuk kategori pemahaman tinggi. Lebih dari sekadar angka, siswa menunjukkan pergeseran kesadaran akan nilai waktu dan tumbuhnya rasa tanggung jawab terhadap jadwal belajar mereka sendiri. Program ini menegaskan bahwa manajemen waktu bukanlah sekadar keterampilan teknis, tetapi sebuah habitus yang dapat ditumbuhkan melalui pendampingan reflektif dan praktik berulang.