Film Pabrik Gula yang diadaptasi dari thread viral di Platform X menjadi fenomena menarik dalam kajian komunikasi, khususnya dari perspektif penerimaan audiens dan public relations. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang berfokus pada kesetiaan naratif dalam adaptasi film, penelitian ini mengkaji bagaimana konten viral yang telah beredar sebelumnya membentuk ekspektasi audiens dan memengaruhi persepsi setelah menonton. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis tematik terhadap 45 komentar publik berengagement tinggi dari unggahan @watchmenID (2.000 reply, 3.000 retweet, 23.000 likes, 5,1 juta tayangan), penelitian ini menggunakan Expectation Confirmation Theory (ECT) untuk memetakan kesenjangan antara ekspektasi dan pengalaman menonton aktual. Temuan menunjukkan dua pola yang kontras: penonton yang telah membaca thread asli mengalami negative disconfirmation, terutama akibat hilangnya atmosfer budaya lokal, elemen horor, dan kedalaman naratif, sementara penonton tanpa referensi awal cenderung merasa cukup puas. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana viralitas di media sosial berfungsi sebagai variabel pra-terpaan dalam penerimaan audiens, sekaligus menegaskan pentingnya pengelolaan ekspektasi publik dalam strategi promosi film.
Copyrights © 2026