Pertumbuhan industri halal global yang semakin pesat menuntut Indonesia untuk memperkuat citra industrinya di pasar internasional melalui strategi komunikasi yang efektif. Dalam konteks digitalisasi global, media digital dan media sosial menjadi instrumen strategis dalam membangun citra, reputasi, serta kepercayaan terhadap industri halal nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi komunikasi digital dalam membangun citra industri halal Indonesia di pasar global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap jurnal-jurnal ilmiah bereputasi yang membahas komunikasi digital, branding halal, dan industri halal. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola strategi komunikasi digital yang efektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai instrumen utama komunikasi global yang mempercepat penyebaran informasi, meningkatkan keterlibatan audiens, serta membentuk persepsi positif terhadap industri halal Indonesia. Integrasi teori Diffusion of Innovations dan Elaboration Likelihood Theory menunjukkan bahwa keberhasilan strategi komunikasi digital tidak hanya bergantung pada kecepatan difusi informasi, tetapi juga pada cara pesan diproses secara kognitif melalui jalur sentral dan periferal. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi digital yang terencana dan berbasis nilai merupakan faktor kunci dalam membangun citra industri halal Indonesia di pasar global.
Copyrights © 2026