Latar belakang studi ini dipicu oleh fenomena perubahan nilai perusahaan serta ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu menguji Net Profit Margin (NPM) dan Debt to Equity Ratio (DER) atas nilai perusahaan di industri makanan dan minuman. Riset ini difokuskan untuk mengestimasi dampak NPM dan DER melalui pendekatan parsial maupun pengujian bersamaan terhadap variasi nilai perusahaan yang diukur Price to Book Value (PBV) pada entitas manufaktur subsektor makanan dan minuman yang tercatat resmi di Bursa Efek Indonesia sepanjang masa pengamatan 2024-2025. Metode empiris yang diterapkan mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan berbasis data sekunder, di mana berkas laporan keuangan yang menjadi sumber data diakses langsung dari portal resmi Bursa Efek Indonesia. Penentuan kriteria menggunakan teknik purposive sampling, yang menghasilkan keterwakilan 25 entitas bisnis dengan total 50 observasi. Dalam pemrosesan analisis data, perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 27 melalui regresi linear berganda dengan robust standard errors (HC3) untuk mengatasi heteroskedastisitas. Berdasarkan hasil pengujian data, ditemukan bahwa variabel NPM dan DER secara simultan membuktikan adanya pengaruh yang siginifikan dalam mengintervensi nilai perusahaan dengan nilai Adjusted R-Square sebesar 32,8%. Secara parsial, Adapun dalam pengujian secara parsial NPM terbuktu pengaruh positif dan siginikan terhadap PBV. Kondisi ini mengindikasikan bahwa profitabilitas NPM mampu meperkuat persepsi positif dari investor. DER turut memperlihatkan efek positif yang siginikan bahwa efisiensi pengelolaan struktur utang secara terukur dapat mendongkrak nilai perusahaan.
Copyrights © 2026