Masalah gizi pada balita seperti wasting dan underweight masih menjadi tantangan serius di Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Kurangnya pengetahuan keluarga, terbatasnya keterampilan kader dalam memberikan konseling ASI dan PMBA, serta belum adanya layanan konsultasi anak memperparah situasi ini. Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari roadmap tiga tahun, dengan fokus tahun kedua pada peningkatan kesehatan balita dan kemandirian kader. Kegiatan meliputi pelatihan kader tentang identifikasi status gizi, konseling ASI eksklusif dan PMBA, pengembangan media edukasi, serta pembentukan layanan konsultasi gizi anak. Metode pendekatan berbasis asset-based community development dengan partisipasi aktif keluarga, kader, dan pemangku kepentingan lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test, observasi keterampilan kader, dan indikator capaian keberlanjutan. Program ini diharapkan menciptakan kemandirian komunitas dalam memberikanlayanan konsultasi pertumbuhan anak dan meningkatkan akses layanan gizi balita secara berkelanjutan. Seluruh pendaan kegiatan ini dari LPPM Unusa
Copyrights © 2026