Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi empiris pengelolaan wakaf produktif dan kebutuhan modal pelaku UMKM, mengidentifikasi hambatan dalam optimalisasinya, serta merumuskan model sinergi integratif berbasis pemberdayaan UMKM guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 15 informan yang terdiri dari aparatur desa, nazhir, pelaku UMKM, serta tokoh masyarakat di Desa Negeri Batin, Kabupaten Way Kanan. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf masih bersifat konsumtif-tradisional sehingga belum optimal dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Pelaku UMKM menghadapi kendala utama berupa keterbatasan modal dan akses pembiayaan. Hambatan lainnya meliputi rendahnya literasi wakaf produktif, keterbatasan kapasitas nazhir, serta lemahnya tata kelola kelembagaan. Penelitian ini menghasilkan model integratif melalui penguatan aset wakaf, peningkatan kapasitas nazhir, serta pembiayaan syariah. Model ini berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026