cover
Contact Name
Dody Pratama
Contact Email
lppmsultanfatah@gmail.com
Phone
+628977722231
Journal Mail Official
el-iqtishad@sultanfatah.ac.id
Editorial Address
Jl. Lintas Sumatra, Melungun Dalam, Desa Muara Aman, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, Lampung, Indonesia, 34556
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EL-IQTISHAD
ISSN : -     EISSN : 31638775     DOI : -
Core Subject :
Focus and Scope Focus and Scope El-Iqtishad: Journal of Economics, Business and Sharia Studies focuses on the development of knowledge in the fields of economics, business, and management with a strong emphasis on Islamic (Sharia) economics, while also integrating conventional perspectives. The journal serves as an academic platform for lecturers, researchers, practitioners, and policymakers to publish high-quality research, conceptual papers, and critical analyses that contribute to both theoretical advancement and practical solutions in economic and business contexts. The scope of the journal includes, but is not limited to, the following areas: Islamic Economics (Ekonomi Syariah) Conventional Economics Islamic Finance and Banking Sharia Business and Management Business and Management Studies Economic and Business Law (including Sharia Economic Law) Digital Economy and Financial Technology (Fintech Syariah) Entrepreneurship and Innovation (including Sharia-based enterprises) Sustainable Development and Islamic Social Finance (Zakat, Waqf, Infaq, Sadaqah) Public Policy in Economics and Business (including Sharia-based policies) The journal encourages interdisciplinary and integrative approaches that combine ethical values, Islamic legal principles, and modern economic practices. Special attention is given to contemporary issues such as the development of the halal industry, financial inclusion through Islamic finance, and the role of Sharia economics in addressing global economic challenges. El-Iqtishad accepts manuscripts written in Indonesian and English to broaden its readership and enhance international academic visibility.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Perlindungan Konsumen pada Platform Fintech Syariah dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Eka Kristina; Duril Afifah
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 1 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech) telah membawa perubahan signifikan dalam sistem keuangan modern, termasuk munculnya platform fintech syariah yang mengintegrasikan teknologi digital dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan konsumen pada platform fintech syariah dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif (doctrinal legal research). Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, serta penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengkaji kesesuaian praktik perlindungan konsumen dalam layanan fintech syariah dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen dalam fintech syariah harus berlandaskan pada prinsip keadilan (al-‘adl), transparansi (al-shafafiyyah), dan kemaslahatan (maslahah). Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan dalam implementasinya, seperti kurangnya transparansi informasi, risiko penyalahgunaan data pribadi, serta mekanisme penyelesaian sengketa yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan pengawasan syariah, serta penerapan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah secara konsisten untuk menciptakan sistem perlindungan konsumen yang lebih efektif dalam ekosistem fintech syariah.
The Concept of Justice in Inheritance Distribution According to Fiqh Mawaris Indra Komara Candra
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 1 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The distribution of inheritance in Islamic jurisprudence is governed by legal principles concerning heirs, providing comprehensive guidance on the rights of heirs as articulated in the Qur'an and Hadith. This study aims to critically examine the concept of equity in inheritance distribution as portrayed by fiqh mawaris. Equity within this framework is not viewed as absolute parity but rather as proportional justice that considers the social and economic obligations placed on each heir. For instance, the difference in shares allotted to men relative to women is based on the subsistence responsibilities that men bear within the family structure. However, this interpretation of justice often faces scrutiny due to perceptions of inconsistency with contemporary gender equality principles. Consequently, modern ijtihad and instruments such as wills or endowments (waqf) may serve as viable alternatives to achieve a form of justice more aligned with societal developments, while still adhering to the foundational principles of sharia. The study’s findings indicate that the concept of justice in inheritance distribution under fiqh mawaris can be adapted while upholding the principle of maslahah to ensure balance and fairness in family relations.
Peran Sistem Layanan Digital dalam Keputusan Nasabah Menggunakan Produk Perbankan Syariah di Way Kanan Wahyu Erlangga; Kartini; Putri Rahma Belia Sari; Galih Maya
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 2 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola layanan industri perbankan, termasuk perbankan syariah yang dituntut mampu menyediakan layanan yang mudah, cepat, dan aman sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem layanan digital dalam memengaruhi keputusan nasabah menggunakan produk perbankan syariah di Kabupaten Way Kanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap tiga orang nasabah perbankan syariah yang dipilih secara purposive, terdiri atas dua petani dan satu petugas keamanan yang telah menjadi nasabah selama minimal dua tahun. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan keinginan menghindari riba menjadi alasan utama nasabah memilih bank syariah, sedangkan sistem layanan digital berperan sebagai faktor yang memperkuat keputusan penggunaan produk secara berkelanjutan. Kemudahan penggunaan, kualitas fitur, kecepatan transaksi, dan keamanan sistem memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan kepercayaan nasabah. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa masyarakat rural-agraris memaknai transformasi digital berdasarkan manfaat praktis yang mampu menjawab kebutuhan ekonomi sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai penerimaan layanan digital perbankan syariah pada masyarakat pedesaan serta menjadi masukan bagi perbankan syariah dalam mengembangkan layanan digital yang lebih adaptif terhadap karakteristik masyarakat rural.
The Role of Digital Marketing in Increasing Sales among Halal Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) Dewa Teguh Saputra; Zainal Fattah
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 1 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed business practices, including those of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Digital marketing has emerged as an important strategy for improving competitiveness and supporting sales growth, particularly among halal MSMEs. However, studies examining digital marketing in the context of halal MSMEs and Islamic business values remain relatively limited. This study aims to analyze the role of digital marketing in increasing sales among halal MSMEs in Indonesia and to identify the benefits and challenges associated with its implementation. This study employed a descriptive qualitative method with a library research approach. Data were collected from scientific journals, books, and other relevant publications. The findings indicate that digital marketing contributes to sales growth by expanding market reach, enhancing brand awareness, strengthening consumer trust, improving customer engagement, and increasing customer loyalty. In addition, digital marketing provides several benefits, including cost efficiency, broader market accessibility, and improved product visibility. Nevertheless, the implementation of digital marketing still faces challenges such as low digital literacy, limited human resources, financial constraints, and intense market competition. This study contributes to the literature by synthesizing previous findings on digital marketing and highlighting their implications for halal MSMEs within the framework of Islamic business values. Therefore, strengthening digital capabilities and institutional support is essential to optimize sustainable digital transformation among halal MSMEs in Indonesia.
Analisis Perilaku Nasabah Milenial Dalam Pemanfaatan Fitur Qris Mobile Banking Untuk Transaksi Harian Alzena Fleta Ramadhani; Cheril Salsa Danisa; Dwi Astuti; Tiara Okta Ramadhani
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 1 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi sistem pembayaran di Indonesia, khususnya melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang terintegrasi dalam layanan mobile banking. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku nasabah milenial dalam memanfaatkan fitur QRIS mobile banking untuk transaksi harian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif eksplanatori terhadap 100 responden generasi milenial berusia 25–40 tahun yang aktif menggunakan mobile banking dan pernah menggunakan QRIS. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linear berganda berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan QRIS oleh nasabah milenial masih berada pada kategori sedang, ditunjukkan oleh 42% responden yang hanya menggunakan QRIS sebanyak 1–5 kali dalam satu bulan terakhir, sedangkan 46% responden masih menjadikan pembayaran tunai sebagai metode utama. Persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku penggunaan aktual QRIS mobile banking dengan koefisien regresi masing-masing sebesar 0,361 (t = 4,522; p < 0,001) dan 0,287 (t = 3,764; p < 0,001). Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku penggunaan aktual (F = 32,846; p < 0,001) dan mampu menjelaskan 40,3% variasi perilaku penggunaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun nasabah milenial memiliki persepsi yang positif terhadap QRIS mobile banking, intensitas penggunaan aktualnya masih dipengaruhi oleh kebiasaan transaksi dan faktor eksternal lainnya. Temuan ini memperkuat Technology Acceptance Model sekaligus menunjukkan pentingnya penguatan ekosistem pembayaran digital guna mendorong terbentuknya masyarakat tanpa uang tunai yang lebih berkelanjutan.
Analisis Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Larangan Riba dan Gharar dalam Praktik Pinjam-Meminjam Kontemporer Wahidatul Mustaqimah; Patima; Mutiarani Al-Ghozali; Nila Hasanah; Tata Cahwiyadi
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 1 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital, seperti fintech lending, pinjaman online, dan Buy Now Pay Later (BNPL), telah memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan, namun sekaligus menimbulkan berbagai persoalan terkait kepatuhan terhadap prinsip syariah. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, praktik tersebut berpotensi mengandung unsur riba dan gharar yang dilarang karena dapat menimbulkan ketidakadilan dan ketidakpastian dalam transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep riba dan gharar dalam perspektif hukum ekonomi syariah serta implikasinya terhadap praktik pinjam-meminjam kontemporer. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif normatif melalui kajian terhadap Al-Qur'an, hadis, fatwa DSN-MUI, peraturan perundang-undangan, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan riba dan gharar dalam fikih klasik masih memiliki relevansi dalam menilai praktik keuangan kontemporer. Dalam praktik pinjam-meminjam modern, riba umumnya muncul dalam bentuk bunga dan denda keterlambatan, sedangkan gharar muncul melalui ketidakjelasan akad, biaya, risiko, maupun informasi transaksi. Keberadaan kedua unsur tersebut berpotensi menimbulkan berbagai persoalan ekonomi dan sosial yang bertentangan dengan tujuan hukum Islam (maqāṣid al-syarī‘ah), khususnya dalam menjaga harta (ḥifẓ al-māl) dan mewujudkan kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian hukum ekonomi syariah melalui analisis integratif mengenai riba dan gharar dalam praktik pinjam-meminjam era digital. Oleh karena itu, penguatan regulasi, peningkatan literasi keuangan syariah, dan pengembangan inovasi produk keuangan syariah diperlukan untuk mewujudkan sistem pembiayaan yang lebih adil, transparan, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
The Implementation of the Principle of Justice in the Profit-Sharing System of Oil Palm Plantations from the Perspective of Islamic Economic Law: (A Study in Kampung Tanjung Tiga) Juwita Olivia; Adista
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 1 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the profit-sharing system practices in oil palm plantations in Kampung Tanjung Tiga, examine their compliance with Islamic economic law principles, and formulate solutions to establish a more just and transparent system. This research employs a qualitative approach with a field research design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative methods. The findings reveal that the profit-sharing practices are commonly implemented; however, they are largely based on informal verbal agreements without written contracts, lack transparency in yield calculations, and reflect unequal bargaining positions between landowners and managers. These conditions indicate that the practices have not fully complied with the principles of justice (al-‘adl), contractual clarity, and the avoidance of gharar (uncertainty) in Islamic economic law. Therefore, improvements are necessary, including the establishment of written agreements, enhanced transparency, strengthening farmer institutions, and increasing public literacy in Islamic economic law. This study is expected to contribute to the development of more equitable and sustainable Islamic economic practices.
Analisis Yuridis Perilaku Nasabah Terhadap Implementasi Akad Dalam Produk Perbankan Syariah pada BPRS Way Kanan KCP Simpang 4 Way Kanan Arif Kurniawan; Wanda Juli Atmaja; Sabila Aya Sofia; Aldira Apriliani
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 2 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam menggunakan layanan bank keliling di BPRS Way Kanan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan penggunaan, mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi syariah, serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan keuangan inklusif masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak BPRS Way Kanan dan masyarakat Kampung Bhakti Negara sebagai pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen dipengaruhi oleh kemudahan akses, kedekatan layanan, serta hubungan kepercayaan antara petugas dan masyarakat. Faktor penentu keputusan meliputi tingkat literasi keuangan, kebutuhan ekonomi, serta persepsi terhadap keamanan dan kehalalan layanan. Dari aspek syariah, layanan bank keliling telah sesuai dengan prinsip dasar ekonomi Islam, meskipun pemahaman masyarakat terhadap akad masih terbatas. Layanan ini juga terbukti berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan formal.
Urgensi Pengelolaan ZISWAF sebagai Instrumen Islamic Social Finance dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Sukajaya Fenti Laudia Sari; Lukman Hakim; Shela Anis Safitri
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 2 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) merupakan instrumen Islamic Social Finance yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan ZISWAF di tingkat desa masih menghadapi berbagai kendala sehingga potensinya belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan ZISWAF di Desa Sukajaya, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasi pengelolaannya, serta merumuskan strategi pengelolaan ZISWAF dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemerintah desa, pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ), tokoh agama, muzaki, dan mustahik, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ZISWAF telah memiliki dasar kelembagaan melalui UPZ, namun masih didominasi pola penghimpunan konvensional dan penyaluran konsumtif. Optimalisasi pengelolaan dipengaruhi oleh kapasitas kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, literasi masyarakat, transparansi, pemanfaatan teknologi informasi, dan sinergi antarlembaga. Penelitian ini menawarkan model pengelolaan ZISWAF terintegrasi berbasis potensi lokal yang menggabungkan penguatan kelembagaan, digitalisasi tata kelola, optimalisasi zakat pertanian dan wakaf produktif, serta kolaborasi dengan pemerintah desa. Model tersebut diharapkan mampu menggeser orientasi pengelolaan dari pendekatan karitatif menuju pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan sehingga memperkuat peran Islamic Social Finance dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Optimalisasi Wakaf Produktif melalui Pemberdayaan UMKM untuk Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Desa Isnawati Ulva; Anisa Sofia
EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies Vol. 1 No. 2 (2026): EL-IQTISHAD: Journal of Economics, Business and Sharia Studies
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi empiris pengelolaan wakaf produktif dan kebutuhan modal pelaku UMKM, mengidentifikasi hambatan dalam optimalisasinya, serta merumuskan model sinergi integratif berbasis pemberdayaan UMKM guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 15 informan yang terdiri dari aparatur desa, nazhir, pelaku UMKM, serta tokoh masyarakat di Desa Negeri Batin, Kabupaten Way Kanan. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf masih bersifat konsumtif-tradisional sehingga belum optimal dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Pelaku UMKM menghadapi kendala utama berupa keterbatasan modal dan akses pembiayaan. Hambatan lainnya meliputi rendahnya literasi wakaf produktif, keterbatasan kapasitas nazhir, serta lemahnya tata kelola kelembagaan. Penelitian ini menghasilkan model integratif melalui penguatan aset wakaf, peningkatan kapasitas nazhir, serta pembiayaan syariah. Model ini berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10