Perkembangan teknologi konstruksi menuntut kualitas sambungan las yang memiliki kekuatan dan keuletan tinggi, khususnya pada baja karbon rendah yang banyak digunakan dalam bidang manufaktur dan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh kombinasi variasi arus pengelasan dan jenis elektroda terhadap sifat mekanik sambungan las menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Metode yang digunakan adalah eksperimen komparatif dengan dua perlakuan, yaitu arus 100 A menggunakan elektroda E6013 dan arus 110 A menggunakan elektroda RB-26. Spesimen uji tarik dibuat sesuai standar JIS Z 2201:1981 dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase perbedaan antar perlakuan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi 100 A–E6013 menghasilkan tegangan leleh sebesar 320,19 MPa, tegangan tarik maksimum 432,99 MPa, dan regangan 24,55%, sedangkan kombinasi 110 A–RB-26 menghasilkan tegangan leleh 222,39 MPa, tegangan tarik maksimum 425,27 MPa, dan regangan 23,21%. Perbedaan terbesar terjadi pada tegangan leleh sebesar 43,97%, yang menunjukkan bahwa kombinasi 100 A–E6013 memiliki ketahanan deformasi plastis awal yang lebih baik. Secara keseluruhan, variasi kombinasi arus dan jenis elektroda berpengaruh terhadap karakteristik mekanik sambungan las, dengan kombinasi 100 A menggunakan elektroda E6013 memberikan performa yang lebih optimal pada penelitian ini. The advancement of construction technology requires welded joints with high strength and ductility, particularly in low carbon steel widely used in manufacturing and structural applications. This study aims to compare the effect of welding current and electrode type combinations on the mechanical properties of welded joints using the Shielded Metal Arc Welding (SMAW) process. A comparative experimental method was employed with two treatment variations: 100 A using E6013 electrode and 110 A using RB-26 electrode. Tensile test specimens were prepared according to the JIS Z 2201:1981 standard and analyzed using descriptive quantitative methods through percentage difference calculations between treatments. The results show that the 100 A–E6013 combination produced a yield strength of 320.19 MPa, ultimate tensile strength of 432.99 MPa, and elongation of 24.55%, whereas the 110 A–RB-26 combination resulted in a yield strength of 222.39 MPa, ultimate tensile strength of 425.27 MPa, and elongation of 23.21%. The largest difference was observed in yield strength (43.97%), indicating better resistance to initial plastic deformation in the 100 A–E6013 combination. Overall, the variation in welding current and electrode type combination influences the mechanical characteristics of welded joints, with the 100 A–E6013 combination providing the most optimal performance in this study.
Copyrights © 2026