Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Fiqih di kelas IV.4 MI Al Munawwarah Kota Jambi yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) akibat proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pendekatan deep learning menggunakan media digital video. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas IV.4 MI Al Munawwarah Kota Jambi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan deep learning dengan bantuan media digital video mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan, yaitu pada pra siklus diperoleh nilai rata-rata 50% dengan ketercapaian 17,24%, siklus I meningkat menjadi rata-rata 76,55% dengan ketercapaian 68,96%, dan siklus II meningkat menjadi rata-rata 90,68% dengan ketercapaian 93,10%, sehingga melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 85%. Dengan demikian, pendekatan deep learning menggunakan media digital video terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah.
Copyrights © 2026