Penyalahgunaan narkotika di Indonesia semakin meningkat dan berdampak serius pada fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi, termasuk di Jawa Timur. Kebutuhan rehabilitasi juga meningkat, namun kualitas hidup klien rehabilitasi masih memerlukan perhatian. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara kualitas layanan rehabilitasi dengan kualitas hidup klien rawat jalan di Klinik Pratama BNN Kota Surabaya, menggunakan metode kuantitatif dengan 48 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya, dan dianalisis dengan uji Spearman. Hasil menunjukkan bahwa 79,16% klien menilai layanan rehabilitasi baik, sementara 58,34% memiliki kualitas hidup sangat baik. Ada hubungan signifikan antara pelayanan rehabilitasi dengan kualitas hidup (p = 0,001), dimana klien dengan layanan baik sebagian besar (68,4%) memiliki kualitas hidup sangat baik. Kesimpulannya, layanan rehabilitasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup klien. Direkomendasikan agar institusi meningkatkan pelatihan bagi staf medis dan konselor.
Copyrights © 2025