Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pembinaan Adaptasi kebiasaan Baru Pada Santri TPQ Darul Huda rifaatul Laila Mahmudah; Arief fardiansyah; Eka Diah Kartiningrum
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/amk.v1i1.703

Abstract

Upaya pembinaan adaptasi kebiasaan baru pada santri TPQ Darul Huda merupakan salah satu bentuk kepedulian civitas STIKES Majapahit terhadap masyarakat agar ikut berperan serta dalam pencegahan Covid 19. Kegiatan ini dilakukan selama bulan Agustus sampai September 2020 yang dilakukan sebanyak 1 kali per minggu selama 3 minggu. Materi yang diberikan 1x 60 menit terhadap santri di kelas. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan santri dalam hal pengertian covid, tanda dan gejala serta cara penerapan protokol kesehatan. Hasil dari evaluasi menunjukkan perubahan yang bermakna dalam hal kepatuhan terhadap protokol kesehatan
Hubungan Perilaku Kekerasan Pasien dengan Stres Perawat di Instalasi IPCU RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Abdul Muhith; Arief Fardiansyah; Nurul Mawaddah; Mulyatin Mulyatin
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i2.ART.p137-143

Abstract

Perawat psikiatri intensive care unit berada dalam lingkungan yang terbatas yang memungkinkan perawat dekat dengan pasien untuk dapat mengobservasi kondisi klien dan mengevaluasi tindakan perawatan maupun tindakan medis yang dilakukan. Jika perawat tidak siap dengan kondisi tersebut akan dapat menimbulkan ketegangan pada perawat yang berakibat stres. Salah satu tugas perawat jiwa adalah penanganan perilaku kekerasan (agresif), persepsi yang buruk perawat menjadikan stres kerja (Muhith, 2015). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara Perilaku Kekerasan Pasien dengan Stres pada perawat di Intensive Psychiatry Care Unit (IPCU) RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang. Desain penelitian cross sectional. Populasi sejumlah 40 orang dengan sampel sebanyak 28 orang. Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Variabel bebasnya adalah Perilaku Kekerasan Pasien, sedangkan variabel tergantungnya adalah Stres. Alat ukur menggunakan kuesoner. Waktu penelitian......Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. hasil uji Korelasi Spearman didapatkan hasil r = 0,738 p = 0,000 (p < 0,05), maka dapat diperoleh hasil bahwa ada hubungan yang bermakna antara Perilaku Kekerasan Pasien dengan Stres pada perawat di Intensive Psychiatry Care Unit (IPCU) RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Perilaku kekerasan pasien di Intensive Psychiatry Care Unit (IPCU) RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang sebagian besar dalam kategori tinggi, sedangkan sebagian besar Perawat mengalami stress yang sedang. Dengan demikian diharapkan pihak rumah sakit dapat menciptakan suasana yang nyaman dan aman baik bagi pasien maupun perawat yang bekerja, sehingga kejadian stres bisa diminimalkan dan dikelola dengan baik.
Analysis Of Factors Related To Delay Time of Ischaemic Stroke Patients at dr. R.Koesma Hospital, Tuban Regency Henry Sudiyanto; Sudigdo Dwi Prasetyo; Arief Fardiansyah; Eka Diah Kartiningrum
Journal of Nursing Management Innovations Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Nursing Management Innovations
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/jnmi.v1i1.4

Abstract

Background of study: Delay time in arrival of ischemic stroke patients to the hospital is a special concern because the "golden period" for receiving thrombolysis therapy is missed.Aims and scope of paper: The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge, residence status, distance of residence and use of ambulances with delays time in arrival of ischemic stroke patients.Methods: The design of this study was correlational analytic with a cross-sectional design. The total population was 79 ischemic stroke patients in May 2025. The number of samples was 66 patients taken using the simple random sampling technique. Data collection using questionnaires, data analysis using the Spearman test.Result: The results of the study based on the Spearman statistical test with a significance level = 0.05, obtained the results that there was a relationship between the knowledge factor and delays time in arrival (0.001 <0.05), there was a relationship between the residence status factor and delays time  in arrival (0.001 <0.05), there was a relationship between the ambulance use factor and delays time in arrival (0.002 <0.05) and there was no relationship between distance of residence factor and delays time in arrival (0.160>0.05).Conclusion: There are many factors that cause delays time in the arrival of ischemic stroke patients. The researcher hopes that further researchers can continue research on factors that influence the delay time in arrival of ischemic stroke patients so that they can find the right solution to overcome the problem of late arrival of ischemic stroke patients.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI SEMBUH PADA PENYALAHGUNA NARKOBA DI YAYASAN ORBIT SURABAYA Arief Fardiansyah; M. Himawan Saputra; Kunti Mita Sari
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i1.335

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang memerlukan motivasi kuat untuk pemulihan. Dukungan sosial dari lingkungan dan dukungan keluarga dianggap penting dalam proses ini karena dapat meningkatkan rasa diterima, mengurangi stres, dan memperkuat keinginan untuk sembuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan dukungan keluarga dengan motivasi sembuh pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi dengan populasi 64 orang yang sedang menjalani rehabilitasi di Yayasan Orbit Surabaya dengan sampel sejumlah 56 orang di ambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Dari penelitian ini, didapatkan hasil bahwa bahwa dukungan sosial pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya sudah baik, dengan 66,1% responden memiliki dukungan sosial yang baik. Dukungan keluarga pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya juga baik, dengan 66,1% responden memiliki dukungan keluarga yang baik. Motivasi sembuh pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya kuat, dengan 64,3% responden memiliki motivasi sembuh yang kuat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan motivasi sembuh (p = 0.000), dimana 94,6% responden yang memiliki dukungan sosial baik juga memiliki motivasi sembuh yang kuat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan motivasi sembuh (p = 0.000), dimana 94,6% responden yang memiliki dukungan keluarga baik juga memiliki motivasi sembuh yang kuat. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial dan dukungan keluarga memainkan peran penting dalam meningkatkan motivasi sembuh pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA KLIEN REHABILITASI DI KLINIK PRATAMA BNN KOTA SURABAYA : Pelayanan Rehabilitasi, Kualitas Hidup, Klien, Penyalahgunaan Narkotika ARIEF FARDIANSYAH; M. Himawan Saputra; Anneke Devy Ratnasari
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 1 No. 1 (2025): Vol.1 No. 1 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkotika di Indonesia semakin meningkat dan berdampak serius pada fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi, termasuk di Jawa Timur. Kebutuhan rehabilitasi juga meningkat, namun kualitas hidup klien rehabilitasi masih memerlukan perhatian. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara kualitas layanan rehabilitasi dengan kualitas hidup klien rawat jalan di Klinik Pratama BNN Kota Surabaya, menggunakan metode kuantitatif dengan 48 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya, dan dianalisis dengan uji Spearman. Hasil menunjukkan bahwa 79,16% klien menilai layanan rehabilitasi baik, sementara 58,34% memiliki kualitas hidup sangat baik. Ada hubungan signifikan antara pelayanan rehabilitasi dengan kualitas hidup (p = 0,001), dimana klien dengan layanan baik sebagian besar (68,4%) memiliki kualitas hidup sangat baik. Kesimpulannya, layanan rehabilitasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup klien. Direkomendasikan agar institusi meningkatkan pelatihan bagi staf medis dan konselor.