Perkembangan aplikasi pesan instan menghadirkan ruang baru bagi individu untuk bertemu dan membangun relasi interpersonal, salah satunya melalui fitur People Nearby pada aplikasi LINE. Fitur ini memungkinkan pengguna menemukan orang lain berdasarkan kedekatan geografis, sehingga membuka peluang terjadinya interaksi yang berlangsung cepat, intens, dan berpotensi berkembang secara personal meskipun hubungan belum diawali melalui pertemuan langsung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana proses komunikasi hiperpersonal dimaknai dalam pengalaman terbentuknya kedekatan instan pada tahap awal interaksi pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis melalui wawancara mendalam dengan pengguna yang memiliki pengalaman berkomunikasi melalui fitur tersebut. Analisis difokuskan pada cara pengguna menghadirkan diri dalam percakapan, menyusun pesan, serta menafsirkan kesan interpersonal yang muncul selama interaksi berlangsung. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa keterbatasan isyarat nonverbal dalam komunikasi berbasis teks membuka ruang bagi pengguna untuk membangun interpretasi yang lebih personal terhadap lawan bicara, sehingga percakapan dapat dirasakan lebih hangat dan akrab dalam waktu yang relatif singkat. Karakteristik platform yang sederhana dan responsif juga menghadirkan suasana komunikasi yang terasa lancar, sementara pengguna cenderung menata pesan secara selektif untuk menghadirkan citra diri yang diharapkan dalam relasi yang sedang berkembang. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kedekatan instan dalam komunikasi digital dipahami sebagai hasil pemaknaan bersama yang terbentuk melalui dinamika interaksi, proses menghadirkan diri, serta cara pengguna menafsirkan keterhubungan emosional dalam ruang percakapan berbasis teks.
Copyrights © 2026