Sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) merupakan salah satu tanaman yang secara tradisional digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti antiseptik, antidiabetes, antihipertensi, asam urat, batu ginjal dan kolesterol. Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa kapang endofit terbukti mampu melakukan bioproduksi untuk menghasilkan senyawa kimia seperti tanaman inangnya. Kapang endofit yang diisolasi dari batang sirih merah dengan kode B.Pc.1F difermentasi dalam media Potato Dextro Broth (PDB) selama 12 hari dapat menghasilkan senyawa kimia yang mempunyai aktivitas sebagai penghambat enzim α-glukosidase. Pengecekan pH menunjukkan bahwa isolat B.Pc.1F berpotensi menghasilkan senyawa kimia pada pH 4-6. Fraksinasi dengan kromatografi kolom, SiO2 [(i) n-heksan-etilasetat (20 : 1 ~ 1:1); (ii) kloroform-metanol [10:1 ~ 1:1] yang berdasarkan “Bioassay guided fractionation” memberikan isolat tunggal yang mempunyai aktivitas sebagai penghambat enzim a-glukosidase dengan nilai IC50 sebesar 32.52 ppm dan pembanding control positif akarbosa sebesar 19,24 ppm. Kemudian diidentifikasi kandungan kimianya dengan metode kromatografi gas-spektrometer massa (GC-MS) dan hasil menunjukkan bahwa isolat mengandung senyawa Shogaol (1), Asam palmitat (2), Vanicol (asam stearat) (3), dan eicosene (4).
Copyrights © 2025