Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi in vitro Penghambat Enzim a-Glukosidase Kapang Endofit Yang Berasosiasi Dengan Tanaman Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Lilik Sulastri
Jurnal Fitofarmaka Indonesia Vol 12, No 2 (2025): JURNAL FITOFARMAKA INDONESIA
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jffi.v12i2.1250

Abstract

Sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) merupakan salah satu tanaman yang secara tradisional digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti antiseptik, antidiabetes, antihipertensi, asam urat, batu ginjal dan kolesterol. Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa kapang endofit terbukti mampu melakukan bioproduksi untuk menghasilkan senyawa kimia seperti tanaman inangnya. Kapang endofit yang diisolasi dari batang sirih merah  dengan kode B.Pc.1F difermentasi dalam media Potato Dextro Broth (PDB) selama 12 hari dapat menghasilkan senyawa kimia yang mempunyai aktivitas sebagai penghambat enzim α-glukosidase.  Pengecekan pH menunjukkan bahwa isolat B.Pc.1F berpotensi menghasilkan senyawa kimia pada pH 4-6. Fraksinasi dengan kromatografi kolom, SiO2 [(i) n-heksan-etilasetat (20 : 1 ~ 1:1); (ii) kloroform-metanol [10:1 ~ 1:1] yang berdasarkan “Bioassay guided fractionation”  memberikan isolat tunggal yang mempunyai aktivitas sebagai penghambat enzim a-glukosidase dengan nilai IC50 sebesar 32.52 ppm dan pembanding control positif akarbosa sebesar 19,24 ppm. Kemudian diidentifikasi kandungan kimianya dengan metode kromatografi gas-spektrometer massa (GC-MS) dan hasil menunjukkan bahwa  isolat mengandung senyawa Shogaol (1), Asam palmitat (2), Vanicol (asam stearat) (3), dan eicosene (4).