Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah, sebagai respons terhadap belum adanya kemasan produk lokal yang ramah lingkungan dan mencerminkan identitas visual desa. Sebagai desa wisata hijau, kemasan berkelanjutan yang memuat elemen branding diperlukan untuk memperkuat citra dan daya saing desa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memproduksi kemasan ramah lingkungan melalui penerapan teknik sablon manual pada tote bag, paper bag, dan kardus sebagai media promosi produk dan identitas Desa Wisata Hijau Bilebante. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan teknis sablon manual, dan praktik langsung bersama masyarakat. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas anggota kelompok sadar wisata, pelaku UMKM, dan masyarakat desa. Sebelum pelatihan, seluruh peserta (100%) belum memiliki pengalaman menggunakan peralatan sablon manual. Setelah mengikuti pelatihan, seluruh peserta (100%) berhasil melakukan sablon secara mandiri setelah 1–2 kali percobaan hingga menghasilkan cetakan yang rapi dan layak pakai pada media kemasan. Produk yang dihasilkan berupa tote bag berlogo Desa Wisata Hijau Bilebante yang dapat dimanfaatkan sebagai kemasan oleh-oleh sekaligus media promosi desa. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan sederhana berbasis potensi lokal efektif meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat identitas visual desa, serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026